DENPASAR – Perlakuan keji dan tidak manusiawi dialami oleh tiga remaja yang diduga melakukan pencurian tabung gas di Bali. Ketiganya ditelanjangi dan dipaksa melakukan onani secara bersama-sama di depan umum. Aksi tersebut direkam dan videonya viral di media sosial, memicu kecaman luas dari warganet.
Dalam video yang diunggah di akun Facebook Dr. Arya Wedakarna, terlihat ketiga remaja tersebut dalam kondisi telanjang dan berdiri berjejer. Terdengar suara seorang wanita yang diduga pelaku, menyuruh mereka melakukan onani. Selain itu, mereka juga dipaksa berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya dan diminta untuk “nungging” sambil memperlihatkan bagian belakang tubuh mereka.
Video tersebut langsung viral dan menuai kecaman dari warganet. Banyak yang menilai tindakan para pelaku sangat tidak manusiawi dan tidak bermoral. Beberapa warganet bahkan menyebut wanita yang terdengar suaranya dalam video tersebut memiliki kelainan seksual.
Identitas ketiga remaja tersebut belum diketahui, namun diduga mereka adalah pendatang. Bahasa Indonesia yang digunakan oleh para pelaku terdengar kental dengan logat Bali, mengindikasikan bahwa mereka adalah warga lokal.
Menanggapi kejadian ini, Anggota DPD RI asal Bali, Dr. Arya Wedakarna, melalui unggahannya di Facebook, meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Ia mendesak agar para pelaku pelecehan dan penganiayaan, serta pelaku pencurian tabung gas, ditangkap dan diproses hukum.
“Kami meminta pihak kepolisian untuk segera bertindak dan menangkap para pelaku. Tindakan biadab seperti ini tidak dapat dibiarkan dan harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Arya Wedakarna dalam unggahannya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini. Namun, diharapkan pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk mengungkap kasus ini dan memberikan keadilan bagi para korban.(Sis)







