Mahasiswa Asal Bangli Tewas Kecelakaan di Badung, Pajero Terbalik Tabrak Vario

Ket Foto: Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Darmasaba, Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (7/9)

BADUNG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Darmasaba, Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (7/9) dini hari. Insiden yang melibatkan mobil Mitsubishi Pajero dan motor Honda Vario ini menewaskan seorang mahasiswa.

Korban tewas diketahui bernama Ipem (23), seorang mahasiswa asal Desa Selat, Kecamatan Susut, Bangli. Ia mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 4143 RB.

banner 728x250

Menurut Kasat Lantas Polres Badung, AKP Ni Luh Tiviasih, kecelakaan bermula saat mobil Pajero DK 1789 ED yang dikemudikan oleh Idmaky (24), mahasiswa asal Desa Kerobokan Kaja, Kuta Utara, melaju dari utara menuju selatan.

Saat melintasi jalan bergelombang di kawasan tersebut, pengemudi Pajero diduga hilang kendali. “Sopir kaget dan langsung memutar setir secara mendadak. Mobil kemudian oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan,” terang AKP Tiviasih.

Pada saat yang sama, Ipem datang dari arah selatan. Tabrakan tak terhindarkan. Pajero menghantam motor Ipem dengan keras, membuat pengendara Vario itu terpental dan mengalami luka berat. Sementara itu, mobil Pajero terbalik dan berhenti di sisi barat jalan.

Ipem sempat dilarikan ke RS Mangusada Badung, namun nyawanya tidak tertolong. Ia meninggal dunia beberapa jam kemudian dengan luka patah kaki kanan dan luka terbuka di kening.

Pengemudi Pajero, Idmaky, juga mengalami luka serius, seperti patah tangan kanan, luka terbuka di kepala, dan bibir robek. Ia kini dirawat intensif di RS Garba Med. Polisi juga menyebut ada penumpang lain di dalam Pajero, namun identitas dan kondisinya masih dalam proses penyelidikan.

Kecelakaan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp50 juta. Baik Pajero maupun motor korban mengalami kerusakan parah.

AKP Tiviasih mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama di jalur yang memiliki kondisi jalan tidak rata. “Kondisi jalan yang bergelombang maupun faktor kelelahan sering menjadi pemicu kecelakaan. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” pungkasnya.

Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab utama dari insiden maut ini.(Sis)

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250