Mau Kabur Saat Ditangkap, Pembunuh Parwata di Dor Polisi 

Pelaku pembunuhan Kadek Parwata ditembak kedua kakinya karena hendak melarikan diri saat mau ditangkap.(Ist)

DENPASAR, nirmedia.co -Setelah tiga hari pengejaran, Polresta Denpasar akhirnya menangkap Bastomi Prasetiawan, pelaku penusukan yang menewaskan Kadek Parwata. Pria 33 tahun itu diringkus di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, saat hendak kabur ke Tarakan, Kalimantan Timur.

“Saat hendak ditangkap, pelaku sempat melakukan perlawanan dan hendak kabur. Polisi kemudian menembak kedua kaki pelaku,” ujar Kapolresta Denpasar, Kombes Muhammad Iqbal Simatupang, Senin (17/2).

banner 728x250

Iqbal menjelaskan bahwa sebelum penusukan terjadi, Bastomi sempat terlibat cekcok dengan pengendara lain di jalan raya. Setibanya di lokasi kejadian, ia mengira Parwata adalah rekan pengendara yang berselisih dengannya.

“Jadi sebelum melakukan penusukan ini, di tempat lain juga ada masalah lain,” kata Iqbal.

Pelaku yang bekerja sebagai tukang las itu menggunakan motor milik atasannya saat menusuk korban. Usai kejadian, ia meninggalkan motor tersebut di Pasar Wangaya lalu kabur ke Jawa dengan menumpang truk.

Saat ditangkap, Bastomi diketahui positif menggunakan narkoba jenis sabu. “Menurut pengakuan Bastomi, dia menggunakan sabu sebelum kejadian,” tambah Iqbal.

Untuk diketahui, Kadek Parwata ditusuk orang tak dikenal pada Kamis (13/2) dini hari di Jalan Nangka Utara, Kelurahan Toja, Denpasar. Saat kejadian, korban yang mengenakan pakaian adat tengah pergi ke warung kelontong bersama temannya.(Sis)

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250