Jembrana – Puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru di lintas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk diperkirakan terjadi pada Senin (1/1) dan Selasa (2/1). Hal ini menyusul jadwal masuk kembali anak sekolah pada Rabu (3/1).
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Syamsudin, mengatakan bahwa secara umum arus balik di lintas Ketapang-Gilimanuk masih cenderung sepi namun mengalir lancar. Masyarakat masih menikmati libur jelang pergantian tahun.
“Kami telah mengantisipasi lonjakan antrian pada periode arus balik libur Tahun Baru yang akan terdistribusi hingga akhir pekan depan di lintas Ketapang – Gilimanuk,” kata Syamsudin.
Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam (periode 30 desember 2023 pukul 08.00 WIB hingga 31 desember 2023 pukul 08.00 WIB) atau H+5, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 32 unit kapal. Diikuti realisasi total penumpang mencapai 25.548 orang atau naik 21% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 21.173 orang.
Total seluruh kendaraan tercatat 5.864 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H+5 atau naik 35% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 4.343 unit.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mulai dari H-7 hingga H+5 tercatat 389.710 orang atau naik 22% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 318.751 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 92.852 unit atau naik 23% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 75.474 unit.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan menyeberang, baik dari Ketapang menuju Bali atau sebaliknya, agar membeli tiket melalui Ferizy maksimal H-1 keberangkatan, memperhatikan jam masuk pelabuhan, dan memastikan kesehatan penumpang dan kendaraan dalam kondisi prima,” ujar Syamsudin.
Kepada pengguna jasa dimohon untuk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban di pelabuhan dan kapal serta mengikuti arahan petugas untuk mendukung kelancaran arus penyeberangan.







