Gilimanuk ‘Meledak’! Pemudik Motor Naik 37%, Antrean 32 Km hingga 17 Orang Tumbang

Ket Foto: Antrean kendaraan menuju pelabuhan Gilimanuk.(Ist)

JEMBRANA – Pelabuhan Gilimanuk benar-benar diuji pada mudik Lebaran 2026. Data terbaru menunjukkan lonjakan drastis pemudik motor yang mencapai 37,5%, memicu kemacetan horor hingga 32 kilometer. Akibat kelelahan ekstrem dalam antrean belasan jam, belasan pemudik dilaporkan pingsan.

Statistik: Penunggang Kuda Besi Mendominasi
Manajer Usaha PT ASDP Gilimanuk, Didi Juliansyah, mengungkapkan bahwa realisasi kendaraan roda dua pada H-7 (14/3) melonjak tajam.

banner 728x250

“Kendaraan sepeda motor yang menyeberang mencapai 10.733 unit. Angka ini naik 37,5% dibandingkan tahun lalu yang hanya 7.808 unit,” kata Didi kepada wartawan, Minggu (15/3).

Secara akumulatif, total kendaraan yang keluar Bali mencapai 17.832 unit (naik 19,1%). Sementara total penumpang yang menyeberang menuju Jawa tercatat sebanyak 54.652 orang, tumbuh 8,1% dari periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan volume kendaraan yang datang secara bersamaan ini membuat jalur utama Denpasar-Gilimanuk lumpuh. Antrean kendaraan mengular dari pelabuhan hingga mencapai Kota Negara dengan jarak sekitar 32 kilometer.

Kondisi cuaca panas dan durasi antrean yang panjang berdampak buruk pada kesehatan pemudik. Kasi Dokkes Polres Jembrana, Aiptu I Gusti Bagus Adi Sadnyana Putra, mencatat 17 orang harus mendapatkan penanganan medis darurat.

“Sebanyak 16 orang mengalami heat syncope (pingsan/pusing mendadak akibat panas) dan satu orang mengalami luka robek. Semuanya sudah ditangani,” jelas Gusti Bagus.

Bahkan, pada Sabtu malam, polisi harus melakukan pengawalan prioritas untuk mengevakuasi seorang bayi menuju Puskesmas terdekat karena kondisinya yang menurun akibat terjebak macet berjam-jam di area kargo.

Strategi ASDP: Operasikan 35 Kapal

Guna mengurai kepadatan, pihak ASDP telah mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 35 unit kapal dioperasikan, di mana 10 unit di antaranya menggunakan skema TBB (Tiba Bongkar Berangkat) untuk mempercepat sirkulasi.

“Ini murni karena kedatangan kendaraan yang sangat padat secara bersamaan. Kami imbau pemudik untuk mengatur waktu keberangkatan dan selalu memantau kondisi kesehatan keluarga, terutama anak-anak dan lansia,” tutup Didi.

Bagi pemudik yang membutuhkan bantuan darurat, kepolisian mengimbau untuk segera menghubungi Call Center 110 atau mendatangi pos pengamanan terdekat.(Sis)

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250