Nama Alfonsius Tanggur, Mantan Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Ruteng yang sebelumnya diberitakan menyegel sekolah lantaran tak terima pencopotan dirinya, membantah informasi bahwa itu dirinya lakukan karena telah dicopot dari jabatanya(25/3/2024)
Mantan Kepsek berdalih bahwa dirinya tak personalkan masalah pergantian kepsek di sekolah yang sebelumnya dia pimpin, dirinya hanya kecewa karena tidak mendapatkan SK tertulis dari dinas pendidikan terkait mutasinya, hal tersebut diungkapkan Alfons kepada tim media melalui sambungan WhatsApp.
Alfons Tanggur saat dihubungi media via whatapps pada Minggu, 24 Maret 2024, dirinya sampaikan bahwa aksi yang dilakukannya sama sekali tak ada hubungan dengan masalah rotasi kepsek SMPN 6 Rentung, mantan kepsek tidak mempersoalkan dirinya diganti dari jabatan.
“Terkait adanya informasi yang tersebar sebelumnya, sebetulnya saya tidak mempersoalkan jabatan saya sebelumnya diganti oleh orang lain, karena itu memang hak dari Bupati,” ungkap Alfons.
Masih menurut Alfons, “Saya menolak mutasi ketempat tugas yang baru karena menurut saya hal itu tidak beralasan dan saya tidak mengerti kenapa dimutasi, saya tidak tahu persoalannya” tambahnya.
Memang dari hasil informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, Alfons tidak menerima SK terkait pergantian kepsek sekaligus mutasinya ke sekolah yang baru.
Terkait hal ini Kadis Pendidikan Kabupaten Manggarai belum bisa dikonfirmasi, begitu juga dengan Kadis pendidikan Provinsi NTT, Linus Lusi, tak merespon karena saat dicoba konfirmasi via WhatsApp tidak dibalas. (*)







