JEMBRANA, nirmedia.co – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana menyebabkan longsor pada senderan atau penopang rumah warga di Banjar Bungbungan, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Minggu (29/9/2024) sore. Tak hanya itu, material longsor juga menimpa sebuah warung dan dua balai bengong milik warga.
Kepala Desa Yehembang, I Made Semadi menjelaskan tanah longsor terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. “Senderan rumah warga jebol mengakibatkan dua balai bengong dan sebuah warung milik I Nyoman Sumerta Yasa ambruk, longsor diduga karena hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak minggu siang,” kata semadi.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Menurutnya, pemilik rumah mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta.
“Senderan yang longsor mencapai sekitar 10 meter dengan ketinggian 4 meter. Kemudian untuk ketebalan longsor mencapai kurang lebih 3 meter,” papar semadi.
Saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten Jembrana untuk menindaklanjuti kejadian tanah longsor tersebut agar pembersihan material longsor segera bisa dilakukan. “Puing-puing besar masih belum bisa dibersihkan secara total. BPBD Jembrana sudah turun kelokasi untuk melakukan pengecekan,” imbuhnya.







