Siswa Magang asal Jembrana Meninggal Dunia di Malaysia, Diduga Akibat Serangan Jantung

Ket Foto: I Made Berta Mahendra

JEMBRANA – Kabar duka menyelimuti warga Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo. Seorang siswa asal Jembrana, I Made Berta Mahendra, dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di sebuah hotel di Malaysia pada Sabtu (24/1).

Korban merupakan siswa dari The International School Gianyar dan merupakan anak laki-laki tunggal di keluarganya. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka mendalam bagi pihak keluarga di Bali.

banner 728x250

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh rekan sekamar korban yang berasal dari Lombok. Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakerperin Jembrana, Putu Agus Arimbawa, korban ditemukan sekitar pukul 00.00 waktu setempat.

Pukul 00.00 Rekan sekamar korban kembali ke kamar setelah menyelesaikan shift sore. Kondisi Korban saat ditemukan, I Made Berta sudah dalam kondisi kaku dan tidak bernapas. Meski keluarga menyatakan korban tidak memiliki riwayat penyakit, informasi awal menduga kematian disebabkan oleh serangan jantung.

“Saya sempat datang ke rumah duka, keluarga masih sangat terpukul karena korban merupakan anak laki-laki satu-satunya,” ujar Agus Arimbawa saat dikonfirmasi, Minggu (25/1).

Pihak keluarga mengaku sangat terkejut karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda gangguan kesehatan. Dua hari sebelum kejadian, Made Brata sempat melakukan panggilan video (video call) dengan keluarganya. Dalam percakapan tersebut, ia tampak sehat dan tidak menyampaikan keluhan apa pun mengenai kondisinya di Malaysia.

Made Brata diketahui telah menjalani masa magang selama empat bulan dari total enam bulan kontrak yang direncanakan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana melalui Disnakerperin saat ini tengah bergerak cepat untuk memfasilitasi kepulangan jenazah korban ke tanah air.

“Kami dari Pemerintah Jembrana berkoordinasi intensif dengan pihak kampus The International School Gianyar terkait pemulangan jenazah korban ke Bali,” pungkas Arimbawa.

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250