Puluhan Warga Yehembang Jembrana Krisis Air, Diduga Terdampak Tambak Udang

Ket foto : Tambak udang di Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana

JEMBRANA – Puluhan warga di Banjar Baleagung dan Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, saat ini dilanda krisis air bersih. Kondisi ini terjadi setelah sumur-sumur warga mengalami penurunan debit air secara drastis, bahkan hingga kekeringan. Dugaan kuat mengarah pada keberadaan tambak udang skala besar yang berada di wilayah Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan.

“Dari dulu sumur warga di sini tidak pernah kering, meskipun musim kemarau. Tapi semenjak ada tambak yang membuat puluhan sumur bor, sumur-sumur kami jadi kering,” ungkap Gede, salah seorang warga Yehembang, saat menyampaikan keluhannya kepada wartawan, Sabtu (9/8/2025).

banner 728x250

Warga menduga, krisis air ini disebabkan oleh puluhan sumur bor yang dibuat oleh pihak tambak. Sumur-sumur bor tersebut memanfaatkan air bawah tanah (ABT) dalam jumlah besar, sehingga berdampak pada menurunnya debit air sumur warga yang lokasinya berdekatan. Ditambah lagi, kedalaman sumur bor tambak tersebut dilaporkan jauh melebihi dasar sungai.

Perbekel Yehembang, I Made Semadi, membenarkan adanya masalah ini. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melayangkan surat kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana dan pihak tambak untuk segera mencari solusi. “Kami berharap masalah ini segera ditindaklanjuti, kasihan warga kami terdampak,” katanya.

Sebelumnya, tambak udang ini juga sempat diprotes oleh warga Desa Penyaringan karena menyebabkan krisis air bersih. Bahkan, anggota DPRD Jembrana sempat melakukan sidak dan menyegel sumur-sumur bor tambak karena tidak memiliki izin. Namun, penyegelan tersebut diduga tidak efektif, karena hanya berselang tiga hari, sumur-sumur tersebut dilaporkan kembali beroperasi. Akibatnya, dampak lingkungan yang ditimbulkan semakin meluas, hingga kini mencapai Desa Yehembang.

Saat dikonfirmasi, pengelola tambak I Made Suena mengatakan akan mengecek permasalahan ini dan berkoordinasi dengan kantor pusat. “Nanti kami cek dulu ya, kami juga akan koordinasi dengan kantor pusat,” ujarnya singkat.(Sis)

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250