Magetan – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan oleh jajaran Aparatur Sipil Negara melalui program KORPRI Peduli di Magetan, Jumat (13/03/2026). Sebanyak 978 paket beras masing-masing seberat 3 kilogram disalurkan kepada para pekerja sektor informal seperti ojek konvensional, ojek online, buruh gendong, hingga tukang parkir.
Penyaluran bantuan dilakukan di tiga titik berbeda, yakni di depan Pendopo Surya Graha, kawasan Pasar Sayur Magetan, serta Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan.
Di lokasi pertama, yakni depan Pendopo Surya Graha, sebanyak 74 paket beras diserahkan langsung oleh Bupati Magetan Nanik Sumantri bersama para anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Bantuan tersebut diberikan kepada para pengemudi ojek online maupun ojek konvensional yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari jasa transportasi.
Bupati yang akrab disapa Bunda Nanik mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi para pekerja di sektor informal menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Pagi ini kegiatan dipelopori oleh KORPRI Magetan agar kita semua bisa ikut merasakan kebahagiaan menyambut hari raya. Paket beras ini kami bagikan kepada ojek online, ojek konvensional, jasa gendong hingga tukang parkir,” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Sementara itu, Ketua KORPRI Magetan, Masruri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program KORPRI Peduli yang digelar bertepatan dengan momentum Ramadan.
Menurutnya, pembagian ratusan paket beras ini merupakan hasil kolaborasi KORPRI dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Magetan dalam melakukan pendataan para pekerja yang berhak menerima bantuan.
“Inisiatif ini merupakan bagian dari agenda KORPRI Peduli. Kami bekerja sama dengan SPSI Kabupaten Magetan untuk melakukan pendataan pekerja, sehingga muncul angka 978 paket beras yang dibagikan hari ini,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kehadiran pemerintah daerah dan organisasi ASN dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para pekerja yang berperan penting dalam roda ekonomi sehari-hari. Selain meringankan beban, program ini juga menjadi wujud nyata solidaritas sosial di tengah masyarakat selama bulan Ramadan. (%)







