Negara – Peredaran rokok ilegal semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Jembrana. Keberadaannya mengancam para agen dan pengecer rokok resmi, dan berpotensi merusak kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.
Seorang sales rokok resmi yang meminta anonimitas mengungkapkan bahwa rokok ilegal dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada rokok legal, mengancam eksistensi rokok resmi. Bahkan anak-anak mulai terpengaruh oleh harga murah ini, membeli rokok ilegal.
Keberadaan rokok ilegal diyakini sudah merambah berbagai titik penjualan, dari warung hingga toko, termasuk beroperasi secara sembunyi-sembunyi.
Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, menanggapi permasalahan ini dengan merencanakan penyelidikan dan kerja sama dengan Bea Cukai dalam upaya memberantas peredaran rokok ilegal. Ia sangat prihatin karena rokok ilegal diduga telah merambah kalangan anak-anak di bawah umur.
“Penting bagi penegak hukum untuk secara tegas dan masif mengatasi peredaran rokok ilegal,” ujar Dewa Juliana.







