Mayat Pria Asal Pasuruan Ditemukan Terdampar di Pantai Gilimanuk

Ket Foto: Penemuan sesosok mayat laki-laki yang terdampar di pinggir pantai Penginuman, Kelurahan Gilimanuk
banner 120x600

JEMBRANA – Warga di Pantai Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang terdampar di pinggir pantai pada Senin, 6 Oktober 2025, sekitar pukul 12.30 WITA.

Berdasarkan laporan dari Satuan Polairud Polres Jembrana, mayat yang awalnya berstatus Mr. X tersebut kini telah teridentifikasi sebagai Mukhamad Syakur, seorang pria berusia 36 tahun asal Pasuruan, Jawa Timur.

banner 728x250

Mayat pria tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Lukman Hakim (37), warga Lingkungan Arum, yang saat itu sedang beristirahat usai menyelam di pantai Lingkungan Penginuman. Saksi melihat sesosok mayat sudah berada di pinggir pantai.

Setelah mendekati dan memastikan, Lukman Hakim lantas segera menginformasikan penemuan tersebut kepada petugas Kepolisian. Saksi lain di lokasi adalah I Komang Destiana (45), warga Lingkungan Penginuman.

Tim Inafis Polres Jembrana tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 13.15 WITA untuk melakukan pemeriksaan awal.

Saat ditemukan, mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut mengenakan jaket berwarna hitam, sarung warna biru, celana training warna hitam, dan baju warna hijau.

Di samping itu, petugas juga menemukan tas pinggang yang berisi sejumlah barang bukti penting, termasuk:

Uang tunai sebanyak Rp 1.410.000.

1 buah HP merek Oppo.

1 buah ATM BRI dan 1 buah ATM BCA.

1 buah kunci sepeda motor dan STNK sepeda motor Honda atas nama Mukhamad Syakur.

1 buah KTP dan SIM atas nama Mukhamad Syakur, lahir di Pasuruan 12 Oktober 1988, beralamat di Jalan Gatot Subroto, RT 005, RW 002, Kel/Desa Krapyakrejo, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

“Pada pukul 13.40 WITA, jenazah dievakuasi menggunakan Mobil Ambulance BPBD Kabupaten Jembrana menuju RSUD Negara untuk proses identifikasi dan pemeriksaan forensik lebih lanjut,” ungkap Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, saat dikonfirmasi.

“Kami masih mendalami penyebab pasti tewasnya korban dan bagaimana mayat tersebut bisa terdampar di Pantai Gilimanuk,” tandas Citra.(Sis)

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250