Lestarian Adat Sekaligus Bantu Ringankan Umat, Desa Adat Tegalcangkring Gelar Pengabenan Kolektif

Keterangan Foto : Lestarian Adat Sekaligus Bantu Ringankan Umat, Desa Adat Tegalcangkring Gelar Pengabenan Kolektif

Jembrana – Di kawasan Setra Desa Adat Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana Provinasi Bali, digelar upacara Pitra Yadnya berupa Pengabenan Kolektif, yang melibatkan ratusan peserta.

Jro Bendesa Adat Tegalcangkring, I Ketut Suarna, didampingi Ketua Panitia Yadnya, I Ketut Warsa menyampaikan bahwa, inti dari upacara Pengabenan Kolektif ini, telah dimulai sejak tanggal 22 Juli 2025, dan berlangsung secara berurutan hingga tanggal 31 Juli 2025.

banner 728x250

“Ada ratusan peserta yang mengikuti upacara ngaben kolektif ini, diantaranya Ngaben Sawa Perteka 9 Peserta, Ngelungah 164 Peserta, dan Ngaben Sawa Wedana yakni Sekah sebanyak 120 peserta”, jelas Bendesa Suarna.

Menurutnya, tujuan utama dari pelaksanaan upacara ini adalah, di samping sebagai upaya pelestarian adat dan budaya Hindu, juga bertujuan untuk membantu meringankan umat Hindu, dalam menyelenggarakan Pitra Yadnya, sebagai bentuk pembayaran hutang suci kepada leluhur.

Ditambahkannya, kegiatan ini juga merupakan diantara program prioritas Pemerintah Kabupaten Jembrana, di bidang agama, adat, tradisi dan sosial ada pengabenan masal atau kolektif, yang dicanangkan oleh Bupati dan Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan, SE, MM dan I Gede Ngurah Patriana Krsina, ST, MT.

Adapun rangkaian lengkap upacara Pengabenan Kolektif yang dilaksanakan, sebagai berikut:

Pada Rabu, 20 Juli 2025, dilaksanakan upacara Matur Piuning

Selanjutnya, Selasa, 22 Juli 2025, dilaksanakan Mekarya Wewangunan

Pada Kamis, 24 Juli 2025, dilaksanakan Ngegah Klompok, dan Ngias Wewangunan

Pada Jumat, 25 Juli 2025, dilaksanakan Matur Piuning, Ngaben lan Ngelungah

Berikut, pada Sabtu, 26 Juli 2025 dilaksanakan Ngisid, Ngaben lan Nglungah.

Pada Minggu, 27 Juli 2025, dilaksanakan Matur Piuning, Nyekah ke soang-soang Merajan lan Kahyangan Tiga, Ngentenin, Narpana.

Kemudian pada Senin, 28 Juli 2025, dilaksanakan Pengabenan lan Pengelungahan, dandan Ngelebok ke Segara

Pada Selasa, 29 Juli 2025, dilaksanakan upacara Pecaruan, Ngulapin, Ngalap Don Bingin, Ngajum Sekah lan Ngatep Nama

Selanjutnya, pada Rabu, 30 Juli 2025, Nuntun Tirta soang-soang Merajan, Kahyangan Tiga, dan Medangka

Berikut pada Kamis, 31 Juli 2025, Ngebeji, Murwa Daksina, Ngaskara Pemukuran, dan pementasan Wayang Sudamala

Pada Jumat, 1 Agustus 2025, Ngaturan Slaran, Ngeremekin / Mlayagin, Nangkilan Daksina linggih ke Kahyangan Tiga.

Selanjutnya, pada Sabtu, 2 Agustus 2025, dilaksanakan Meajar ajar, dan Nyegara Gunung

Dan terakhir pada Senin, 4 Agustus 2025, dilaksanakan Ngelukar Wewangunan

Jro Bendesa Adat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana, khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan upacara ini.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya yang secara ekonomi terbatas namun tetap ingin melaksanakan kewajiban suci terhadap leluhur,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi, baik secara material maupun spiritual melalui punia dan bhakti. (!)

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250