Negara – Bupati Jembrana I Nengah Tamba membuka pelatihan pengembangan dan pengelolaan daya tarik wisata di Nirwana Garden, Jl Sawe Rangsasa Dauhwaru, Selasa (7/11). Pelatihan ini diikuti oleh 40 orang peserta dari Pokdarwis, Kelompok Desa wisata, dan Aparat Desa.
Dalam sambutannya, Bupati Tamba mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas SDM pariwisata di Jembrana. Ia berharap, pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan mengelola daya tarik wisata di Jembrana.
“Pelatihan ini membuktikan bahwa pemerintah serius menata pariwisata Jembrana kedepan. Dari pelatihan-pelatihan ini akan timbul semangat teman-teman Pokdarwis dan Pengelola Destinasi Wisata ini bisa bangkit dan tumbuh untuk menyambut jembrana emas 2026,” ungkap Bupati Tamba.
Selain itu, Bupati Tamba juga mengatakan bahwa pemerintah akan memverifikasi semua destinasi wisata di Jembrana dan akan membuat aplikasi untuk memudahkan wisatawan mengetahui wisata apa yang ada di Jembrana.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, mengatakan bahwa pelatihan ini akan berlangsung selama 3 hari. Materi yang akan dibahas meliputi pengembangan dan tata kelola daya tarik wisata, penyelenggaraan tata kelola daya tarik wisata yang berdaya saing, serta pengelolaan usaha dan bisnis pada daya tarik wisata dan destinasi pariwisata secara kreatif dan inovatif.
“Kita berharap melalui pelatihan ini pelaku wisata di Jembrana dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang pengembangan dan pengelolaan daya tarik wisata. Semoga bisa diterapkan dalam penyelenggaraan dan pengelolaan destinasi,” imbuh Sapta Negara.







