TABANAN, nirmedia.co – Keberadaan parkir yang masih minim masih menjadi PR atau pekerjaan rumah pengembangan wisata di Jatiluwih.
Untuk itu, manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih akan menggunakan sebagian pelaba Pura Petali sebagai lahan parkir.
Sejauh ini, pihaknya baru menyiapkan satu kantong parkir pertama selain di pinggir Pura Puseh.
“Bupati sangat setuju dengan parkir apa yang sudah dikerjakan di sini berupa lahan parkir,” ujar Manajer DTW Jatiluwih, Ketut Purna, Minggu (7/7/2024).
Dengan memanfaatkan sebagian pelaba Pura Petali, menurutnya, daya tampung kendaraan akan jauh lebih besar.
“Di sana ada luas lahan hampir sepuluh hektar. Parkir mungkin dua sampai tiga hektar,” ungkapnya.
Sedangkan untuk kantong parkir pertama yang ada sekarang luasnya hanya 80 are dengan daya tampung sekitar 200-250 mobil.
“Idealnya minimal tiga hektar karena kami tidak ingin ada mobil parkir di jalan,” tukasnya. (Ch/nir).







