Madiun – Komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui program Bahana Bersahaja (Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera). Program yang diinisiasi Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, SH., M.Ak bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, MH tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat.
Pelaksanaan Bahana Bersahaja bulan Juni ini dipusatkan di Lapangan Mberan, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, selama dua hari, Selasa-Rabu (9- 10/6/2026). Sejumlah kegiatan digelar untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan warga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan program Bahana Bersahaja yang dilanjutkan dengan peninjauan pasar murah. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi memanfaatkan berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau. Kegiatan kemudian berlanjut dengan pertandingan bola voli persahabatan antara tim Pemerintah Kabupaten Madiun dan tim Kelurahan Bangunsari yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan peralatan olahraga.
Memasuki malam hari, suasana berubah menjadi forum komunikasi publik melalui kegiatan sarasehan yang dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Madiun beserta jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, kepala bagian, hingga perwakilan BUMN. Dalam forum tersebut, masyarakat diberi kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.
Berbagai aspirasi yang disampaikan warga mendapat tanggapan langsung dari kepala daerah maupun instansi terkait. Pemerintah berupaya memberikan penjelasan serta solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat yang muncul dalam forum tersebut.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa Bahana Bersahaja merupakan salah satu instrumen evaluasi pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.
“Kami ingin mendengar langsung dari masyarakat. Apakah program-program pemerintah sudah berjalan dengan baik atau masih ada yang perlu diperbaiki. Karena itu, kami berharap warga tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun keluhannya,” ujar Bupati.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk kesungguhan dalam membangun pelayanan yang lebih responsif dan tepat sasaran.
“Kami datang untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Insyaallah seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi warga Bangunsari dan masyarakat Kabupaten Madiun pada umumnya,” katanya.
Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, Bahana Bersahaja juga menghadirkan berbagai layanan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Pada hari kedua, warga memperoleh akses pemeriksaan kesehatan yang melibatkan dokter spesialis, mulai dari pemeriksaan mata, jantung, hingga layanan kesehatan lainnya.
Tak hanya itu, berbagai pelayanan administrasi juga dibuka di lokasi kegiatan, meliputi perpanjangan SIM, pengurusan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Sarasehan semakin meriah dengan penampilan seniman senior Abah Kirun yang menghibur masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Madiun juga menyerahkan berbagai bantuan kepada warga sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.
Melalui Bahana Bersahaja, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap pelayanan publik dapat semakin mudah diakses, sekaligus memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat demi mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan. (%)







