JAKARTA — Pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, pelayanan administrasi kependudukan menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Menyadari hal itu, Kepala Dinas Dukcapil Aceh Tengah, Aulia Putra, menyampaikan langsung perkembangan pemulihan layanan kepada jajaran Ditjen Dukcapil Kemendagri di Ruang Rapat Dirjen, Kantor Ditjen Dukcapil, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (7/5/2026)
Pertemuan yang berlangsung di Jakarta Selatan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Dukcapil, Teguh Setyabudi, bersama Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Muhammad Farid, serta Kasubdit Wilayah I, Ditjen Dukcapil, Diana Anggraeni.
Aulia memaparkan langkah cepat yang dilakukan Disdukcapil Aceh Tengah, mulai dari layanan jemput bola hingga fasilitasi administrasi kependudukan di lokasi bencana. Upaya ini bertujuan agar masyarakat terdampak segera memperoleh kembali dokumen kependudukan yang hilang atau rusak.
Dalam arahannya, Dirjen Dukcapil menyampaikan pentingnya sikap ramah dan responsif dalam setiap pelayanan. “Selalu layani masyarakat dengan baik dan ramah, karena wajah pemerintah daerah tercermin dari pelayanan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Teguh Setyabudi.
Sementara itu, Direktur Dafdukcapil Muhammad Farid menambahkan, koordinasi pusat dan daerah harus terus diperkuat, terutama dalam situasi pascadarurat. “Kami mendorong agar Disdukcapil di daerah mampu bergerak cepat, berinovasi, dan tetap menjaga kualitas layanan, sehingga masyarakat merasa hak identitasnya terlindungi,” ujar Farid.
Kasubdit Wilayah I Ditjen Dukcapil, Diana Anggraeni, yang mewakili Direktur BAKPS, Erliani Budi Lestari, turut menekankan pentingnya pembinaan aparatur daerah. “Pembinaan aparatur Disdukcapil Aceh Tengah menjadi kunci agar pelayanan tetap profesional, berkesinambungan, dan mampu menjawab tantangan di lapangan. Aparatur yang terlatih akan lebih siap menghadapi kondisi pascabencana sekaligus menjaga kualitas layanan administrasi kependudukan,” ungkap Diana.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Disdukcapil Aceh Tengah untuk memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang prima, humanis, dan membahagiakan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut fisik, tetapi juga pemulihan identitas warga.







