Ribuan Guru Dan Siswa Tari Lenggang Mageti, Hardiknas 2026 Jadi Ajang Pelestarian Budaya

Keterangan Foto : Ribuan Guru Dan Siswa Tari Lenggang Mageti, Hardiknas 2026 Jadi Ajang Pelestarian Budaya

Magetan – Ribuan guru dan pelajar memadati Alun-Alun Magetan dalam puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 Kabupaten Magetan, Senin (25/5/2026). Mereka menampilkan Tari Lenggang Mageti secara massal sebagai simbol semangat pendidikan sekaligus pelestarian budaya lokal.

Sedikitnya 2.026 penari terlibat dalam pertunjukan tersebut. Para peserta terdiri dari 1.200 guru Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta, 560 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP), 500 guru PAUD, serta puluhan siswa perwakilan sekolah di Kabupaten Magetan.

banner 728x250

Hamparan Alun-Alun Magetan pun berubah menjadi panggung budaya raksasa dengan gerak tari yang kompak dan penuh semangat. Tarian Lenggang Mageti yang dibawakan bersama-sama itu menggambarkan nilai keindahan, kekompakan, dan karakter masyarakat Magetan.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, peringatan Hardiknas tahun ini tidak hanya menjadi seremoni pendidikan, tetapi juga ruang bersama untuk menjaga identitas budaya daerah.

“Puncak Hari Pendidikan Nasional hari ini menjadi ruang bersama untuk melestarikan budaya lokal. Kolaborasi ribuan penari ini adalah simbol semangat dan keindahan masyarakat Magetan,” ujar Nanik.

Selain pertunjukan seni budaya, momentum Hardiknas juga dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian aspirasi peserta didik. Sebanyak 19.610 surat terbuka ditulis para siswa untuk Bupati Magetan sebagai bentuk harapan terhadap kemajuan dunia pendidikan di daerah tersebut.

Nanik, yang akrab disapa Bunda Nanik Sumantri, mengaku pemerintah daerah terus berupaya menjawab kebutuhan pendidikan yang semakin berkembang. Menurut dia, tuntutan masyarakat terhadap layanan pendidikan kini semakin kompleks dan membutuhkan respons cepat.

“Kami menyadari tuntutan masyarakat terhadap pendidikan semakin kompleks dan ingin direspon secara cepat. Oleh karena itu diperlukan inovasi dan keberanian melakukan perubahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Magetan Suhardi berharap peringatan Hardiknas tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Ia menilai semangat memajukan pendidikan harus diwujudkan melalui langkah nyata bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami sangat berharap peringatan Hardiknas dapat diwujudkan dalam tindakan nyata sebagai upaya memajukan pendidikan di Magetan,” ujar Suhardi. (%)

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250