Jembrana – Seorang pria bernama I Wayan Murdiana (29) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam dan terseret arus di Pantai Galuh, tepatnya di Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Senin (13/5/2024) sekitar pukul 11.30 WITA.
Menurut Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, berdasarkan keterangan saksi Ketut Darta (47), korban bersama dengannya dan dua orang lainnya, I Wayan Budiasa (32) dan Wayan Budiada (28), sedang mandi di pantai sekitar pukul 11.00 WITA. Sekitar 30 menit kemudian, mereka berempat terseret arus laut.
“Saksi Ketut Darta berhasil menyelamatkan diri, sedangkan I Wayan Budiasa dan Wayan Budiada diselamatkan oleh warga sekitar yang sedang berenang di sekitar TKP. Namun, I Wayan Murdiana tidak dapat diselamatkan,” ungkap Suarmadi saat dikonfirmasi.
Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan terdampar tidak jauh dari TKP oleh warga setempat. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah,” kata Suarmadi.
Suarmadi menjelaskan bahwa Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Pekutatan, Koramil Pekutatan, dan warga sekitar telah melakukan pencarian terhadap I Wayan Murdiana. Pihaknya mengimbau warga untuk berhati-hati saat berenang di pantai, terutama saat cuaca tidak bersahabat. (!)







