Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memaparkan rencana Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di sektor penerangan jalan umum (PJU) kepada peserta Studi Tiru Kementerian Koordinator yang digelar di Hotel Mercure Madiun, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini diikuti 40 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak. menjelaskan bahwa proyek PJU KPBU akan dimulai Agustus 2025 untuk menjawab keterbatasan anggaran daerah sekaligus meningkatkan efisiensi dan pelayanan infrastruktur.
“Melalui KPBU, kita bisa membagi risiko dan mempercepat pembangunan. Targetnya membangun 7.459 titik PJU LED,” ujar Bupati Hari.
Proyek dengan nilai investasi Rp114,1 miliar ini menggunakan skema DBFOMT dengan masa konstruksi sembilan bulan dan layanan 10 tahun. Pengembalian investasi dilakukan lewat skema availability payment sebesar Rp20,8 miliar per tahun.
Selain meningkatkan keselamatan dan estetika kota, proyek ini diharapkan mendorong pertumbuhan UMKM, efisiensi listrik hingga 57%, dan peningkatan iklim investasi daerah yang tercatat naik dari Rp1,82 triliun (2022) menjadi Rp2,3 triliun (2024).
Bupati Hari menegaskan bahwa sinergi antarlembaga, perencanaan matang, dan dukungan legislatif menjadi kunci kesuksesan proyek ini.
“Kami harap ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” tutupnya. (!)







