YOGYAKARTA, nirmedia.co – Kota Yogyakarta kembali berinovasi dengan menambah dua unit mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk memudahkan pencetakan dokumen kependudukan bagi masyarakat.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengapresiasi langkah tersebut saat menghadiri launching ADM dan rebranding mobil listrik layanan adminduk keliling: Siap Mobile Melayani Dengan Istimewa (Si Molis) di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy), Rabu (29/5/2024).
“Dengan tambahan dua unit mesin ADM tahun ini, berarti ada 8 Anjungan Dukcapil Mandiri di seluruh Kota Jogja. Ini adalah hal yang konkret, kami harapkan pemerintah kabupaten dan kota di daerah lain bisa meniru langkah-langkah ini, tempatkan di pusat-pusat keramaian, di kantor-kantor strategis,” kata Dirjen Teguh Setyabudi.
Mesin ADM memungkinkan masyarakat mencetak dokumen kependudukan secara mandiri, seperti Kartu Identitas Anak, KTP-el, dan Kartu Keluarga. Dirjen Dukcapil juga berharap Pemkot Jogja bisa mempelopori aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang lebih banyak lagi, menyusul peluncuran Govtech Indonesia oleh Presiden Joko Widodo.
“IKD sudah terintegrasi dengan 9 layanan SPBE Prioritas dan terintegrasi layanan publik digital nasional. Insya Allah pada awal Oktober akan dilaunching oleh Presiden Jokowi,” kata Dirjen Dukcapil. GovTech bakal mengakselerasi integrasi dan interoperabilitas sistem layanan digital utama di 9 sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) Prioritas.
Pj. Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto menjelaskan lokasi Pasthy dan Taman Hias dipilih karena menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. “Kami mencari lokasi yang memang untuk meningkatkan dan memudahkan layanan. Yang paling klir adalah tempat yang jadi konsentrasi publik,” ujarnya saat mendampingi Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi.
Saat ini, Pemkot Jogja telah memiliki total 8 unit mesin ADM yang masing-masing ada di Kantor Discukcapil Kota Jogja, Mal Pelayanan Publik (MPP), Pasthy, Taman Pintar, Kantor Kemantren Jetis, Kantor Kemantrean Mergangsan, Kantor Kemantren Wirobrajan dan Kantor Kemantren Danurejan.
Kadis Dukcapil Kota Jogja, Septi Sri Rejeki menjelaskan untuk jam operasional ADM menyesuaikan dengan jam operasional pengelola lokasi penempatannya. “Untuk ADM di Pasthy bisa beroperasi hingga malam hari karena Pasthy juga buka sampai malam,” kata dia.
Untuk mengakses layanan ADM ini, pemohon bisa mengajukan permohonan ke Disdukcapil yang bisa diakses di Jogja Smart Service. “Lalu dikirim lewat email barcode. Barcode itu nanti yang dipakai untuk di ADM. Barcode-nya tinggal dipindai sudah keluar, bisa untuk berkali kali,” katanya menjelaskan.
Dari sejumlah ADM yang sudah beroperasi saat ini, ia mengungkapkan akses masyarakat pada layanan ini sudah sangat besar. “Kemaren satu rim itu untuk empat hari, yang paling banyak di Mal Pelayanan Publik. Lalu Kemantren Jetis, Kemantren Mergangsan, karena di pinggir jalan,” kata dia.
Penambahan mesin ADM ini merupakan komitmen Pemkot Yogyakarta untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.(An/nir).







