JEMBRANA – Seorang bocah laki-laki berinisial RK (10) meninggal dunia setelah tenggelam di sungai yang berada di kawasan wisata Alas Utama Medewi (AUM), Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (23/8).
Korban, yang merupakan seorang pelajar asal Jembrana, tewas saat mengikuti kegiatan pengajian bersama rombongan. Kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 11.20 WITA. Saat itu, korban bersama teman-teman pengajiannya, didampingi guru dan orang tua, tengah beraktivitas di lokasi wisata tersebut. Setelah beberapa menit bermain di sungai, korban tenggelam.
Warga dan rombongan yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya menolong korban. RK sempat dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas I Pekutatan, namun sayangnya nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Pemilik destinasi wisata Alas Utama Medewi, Ketut Suarta, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian.
“Informasi dari pegawai memang ada salah satu pengunjung dari rombongan pengajian yang tenggelam dan meninggal. Saya baru saja dari rumah duka,” papar Suarta saat dikonfirmasi, Sabtu (23/8).
Terpisah Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, anggota Polsek Pekutatan segera mendatangi lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi,” kata Citra.
Pihak kepolisian menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas peristiwa ini. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di area sungai atau objek wisata air, terutama yang melibatkan anak-anak.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati,” pungkas Citra.(Sis)







