Jembrana – Seorang warga Desa Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, I Wayan Sudana (56), ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan, Selasa (5/12/2023).
Menurut informasi yang diperoleh, korban ditemukan oleh saksi I Ketut Wiratna (49) sekitar pukul 09.45 Wita. Saat itu, saksi I hendak berangkat ke kebun dan melihat korban dalam posisi tertelungkup di tepi jalan rabat beton di Gang Mangga, Banjar Lebih, Desa Asahduren.
Melihat hal tersebut, saksi I tidak berani melakukan tindakan dan memutuskan untuk memberitahu Kelian Banjar Lebih I Made Andi Irawan (38). Setelah saksi II datang di lokasi, baru diketahui bahwa korban merupakan warga Desa Asahduren.
Setelah dilakukan koordinasi dengan petugas medis Puskesmas Pekutatan, dinyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Selanjutnya, mayat korban dibawa ke puskesmas setempat guna dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter.
Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ditemukan luka lecet pada kelopak mata sebelah kiri.
Kapolsek Pekutatan, Kompol I Wayan Suastika mengatakan, keluarga korban yang diwakili oleh istri korban, Ni Ketut Suartini (53), menyatakan menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.
“Dari keterangan keluarga, korban ini memiliki riwayat sesak dan tensi,” kata Suastika.
Pihaknya juga mengatakan bahwa telah melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat sesak dan tensi. Diduga korban meninggal dunia karena serangan jantung,” imbuh Suastika.







