Madiun — Suasana kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun, Jumat (15/8/2025), berbeda dari biasanya. Ratusan siswa dari berbagai jenjang, mulai SD hingga SMA/SMK, berbaris rapi mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-64. Meski lokasi upacara berada di area TPA, hal itu tak menyurutkan semangat para peserta yang hadir dengan penuh khidmat.
Wali Kota Madiun, Maidi, yang bertindak sebagai pembina upacara, memberikan amanat dengan menekankan peran penting Gerakan Pramuka dalam pembinaan karakter generasi muda. Ia menyebut, Pramuka tak hanya sekadar baris-berbaris atau berkemah, melainkan wadah untuk membentuk pemimpin masa depan.
“Gerakan Pramuka memiliki peran krusial dalam membantu pemerintah, terutama dalam membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, dan berdaya saing,” kata Maidi.
Dalam kesempatan itu, Maidi juga mengajak seluruh anggota Pramuka agar lebih aktif mendukung Astacita pembangunan nasional, khususnya dalam program swasembada dan ketahanan pangan.
“Kami mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk dapat mengambil bagian dalam program swasembada dan ketahanan pangan,” tegasnya.
Selain itu, Maidi menyoroti transformasi Gerakan Pramuka yang kini selaras dengan perkembangan zaman. Menurutnya, berbagai pelatihan dan pendampingan kewirausahaan telah digulirkan agar anggota Pramuka tidak hanya memiliki mental tangguh, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi ekonomi bangsa.
“Gerakan Pramuka juga terus bertransformasi, termasuk dalam pola pembinaan yang relevan dengan era sekarang. Harapannya, lahir wirausaha muda Pramuka yang siap membangun perekonomian Indonesia,” jelasnya.
Menutup amanatnya, Maidi mengingatkan bahwa Gerakan Pramuka harus menjadi pilar kekuatan bangsa dalam menyiapkan generasi emas Indonesia.
“Menyongsong Indonesia Emas 2045, mari kita perkuat kerja sama dan kolaborasi demi membangun bangsa yang kita cintai ini,” pungkasnya. (!)







