Perihatin Nasib 11 Warga Asal Jatim Yang Terdampar Di NTT, Ketua TTB Angkat Bicara

Keterangan Foto : Perihatin Nasib 11 Warga Asal Jatim Yang Terdampar Di NTT, Ketua TTB Angkat Bicara

Sebanyak 11 orang yang berasal dari dua daerah di Jawa Timur yaitu Tulungagung dan Trenggalek saat ini terdampar di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (9/7/2024).

Berawal dari adanya kesempatan untuk bekerja di sebuah proyek pembangunan yang ada di kawasan Timor Leste, kesebelas orang inipun berangkat meninggalkan kampung halaman mereka dengan tujuan bekerja sebagai buruh bangunan di negara yang berbatasan langsung dengan kawasan Timur Indonesia ini.

banner 728x250

Awal mula tidak ada masalah karena niat mereka untuk bekerja dan memasuki Timor Leste juga dengan dilengkapi dengan dokumen keimigrasian yang sah berupa Pasport, namun setelah mereka bekerja selama dua Minggu ternyata tiba-tiba dari pihak perusahaan salah satu perusahaan konstruksi luar yang mempekerjakan mereka, tanpa adanya alasan yang jelas langsung memberhentikan kesebelas para pekerja proyek ini, sehingga mereka kembali masuk ke wilayah NKRI melalui perbatasan di Atambua, menurut informasi yang disampaikan oleh salah satu pekerja asal Tulungagung ini, mereka juga tidak diberikan upah yang menjadi hak mereka setelah bekerja selama dua minggu.

Beruntung saat mereka para pekerja asal Jatim ini ditelantarkan di Atambua, ada anggota kontak kerukunan sosial K2S Atambua yang berinisiatif menolong dan melakukan koordinasi dengan pihak K2S Kota Kupang, selanjutnya K2S Kota Kupang meneruskan informasi tersebut ke paguyuban Tulungagung Trenggalek Bersatu (TTB) yang merupakan paguyuban daerah asal Jatim di Kota Kupang NTT.

Selain itu pihak K2S juga melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi NTT, juga Dinsos Tulungagung, untuk dapat mencarikan solusi atas nasib dari para pekerja proyek asal Tulungagung dan Trenggalek ini.

Ketua paguyuban TTB, Khoiri saat ditemui nirmedia.co menjelaskan bahwa, pihaknya telah melakukan upaya untuk membantu kesebelas orang tersebut.

“Iya jadi kami begitu menerima informasi dari K2S, bahwa ada saudara-saudara kami asal Tulungagung dan Trenggalek yang kebetulan terdampar di NTT, maka kami sebagai organisasi atau paguyuban sosial berbasis asal daerah yang sama, tentu merasa terpanggil untuk membantu mereka, maka kamipun menggalang dukungan dengan membuka list donasi dari para anggota TTB, karena bagaimanapun mereka ini adalah juga bagian dari saudara-saudara kami meski tak sedarah, sehingga saya langsung komunikasikan dengan para pengurus untuk mengambil langkah guna membantu mereka, hal itu kami lakukan semata-mata karena memang kami merasa turut prihatin terhadap nasib yang dialami oleh para pekerja ini” ungkap Khoiri.

Dirinya juga menambahkan bahwa bersyukur juga ada respon dari K2S Kota Kupang, dari Dinsos NTT juga Dinsos Tulungagung(Jatim) yang telah ada komunikasi untuk membantu memfasilitasi kepulangan dari sebelas orang tersebut.

” Tentunya saya sangat berterimakasih kepada K2S Kota Kupang, juga Dinsos baik di Provinsi NTT maupun di Tulungagung, juga semua anggota TTB yang juga telah bersedia membantu proses kepulangan mereka, sementara ini para pekerja tersebut ditampung di rumah singgah milik Dinsos Provinsi NTT, yang ada dikawasan TMP Dharma Loka, Pasir Panjang Kota Kupang NTT, rencananya sampai kita bisa dapat upayakan tiket kapal untuk mereka bisa pulang, kami dari TTB sementara ini juga memberikan bantuan keperluan makan minum serta kebutuhan mereka selama di rumah singgah ini” pungkas Khoiri.

Sementara itu menurut salah satu pekerja dirinya mewakili teman-temannya menyampaikan rasa terimakasih kepada TTB kepada K2S Kota Kupang, juga Dinsos NTT dan juga Tulungagung serta semua pihak yang telah berkenan membantu mereka. (Arifin).

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250