Pembangunan Senderan Pantai Pebuahan Jembrana Dimulai, Bupati Minta Dukungan Penuh Masyarakat

Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat meninjau lokasi dì pantai Pebuahan (foto: istimewa).

Jembrana – Kabar gembira bagi masyarakat Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Pembangunan senderan pantai Pebuahan yang sudah ditunggu-tunggu selama lebih dari sepuluh tahun akhirnya dipastikan terlaksana.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan pembangunan proyek senderan ini. Pembangunan senderan ini juga merupakan upaya dari warga dan pemerintah, sehingga pemerintah pusat yang memiliki kewenangan pembangunan senderan mengalokasi anggaran miliaran.

banner 728x250

Bupati Tamba mengajak warga Pebuahan untuk mensyukuri terlaksananya proyek ini dengan bentuk dukungan kepada pembangunan dan pemerintah. Dukungan yang dimaksud adalah mempermudah akses pelaksana proyek dalam melaksanakan pembangunan senderan.

“Pembangunan ini jawaban dari keresahan masyarakat di pesisir Banyubiru. Jadi kami meminta dukungan penuh masyarakat terlaksananya proyek ini,” tegas Tamba.

Bupati Tamba juga meminta permakluman warga sekitar pantai yang dekat dengan lokasi pembangunan senderan. Karena selama 240 hari pengerjaan, tentunya akan banyak aktivitas pekerjaan di pantai yang mengerjakan proyek. Segala bentuk apapun yang berpotensi menimbulkan masalah yang menganggu terlaksananya proyek, harus diselesaikan secara musyawarah.

“Warga yang harus menjadi benteng mengamankan proyek ini agar terlaksana dengan baik. Kami harapkan warga ikut engawasi pembangunan proyek senderan ini sesuai dengan perencanaan dan harapan masyarakat,” ujar Bupati Tamba.

Pembangunan senderan pantai Banjar Pebuahan merupakan hasil dari proposal usulan Bupati Jembrana nomor 610/081/PUPRPKP/2022 pada 20 Januari 2022, kepada pemerintah pusat. Proposal dijawab dengan realisasi membangun senderan pantai pada tahun 2024.

Selain revetmen sebagai bangunan utama, juga akan dibangun fasilitas tambahan berupa walkway dari paving blok beton sepanjang 900 meter di atas puncak revetment, saluran drainase dari pasangan batu alam sebagai antisipasi overtopping gelombang.

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250