JEMBRANA – I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara, Jembrana, yang sempat dilaporkan hilang di perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, akhirnya ditemukan. Sugiarta ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah perairan Banyuwangi, Jawa Timur.
Jenazah korban dievakuasi menuju daratan menggunakan dua jukung tradisional sekitar pukul 17.00 WITA. Satu jukung digunakan untuk mengangkut jenazah, sementara jukung lainnya membawa pihak keluarga yang turut membantu proses evakuasi dari wilayah Banyuwangi.
“Pencarian hari ke-4 nelayan yang hilang sudah kita lakukan bersama tim SAR Gabungan. Sampai saat ini memang korban ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan ke pantai Pengambengan,” ungkap Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan, Minggu (13/9).
Dewa Hendri menjelaskan, jasad korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Negara menggunakan mobil ambulans milik Polres Jembrana untuk penanganan lebih lanjut.
“Korban dievakuasi oleh nelayan. Untuk detail lebih lanjut akan kami infokan,” tandas Dewa Hendri.
Diberitakan sebelumnya, Sugiarta dilaporkan hilang setelah sampan fiber yang ditumpanginya bersama dua nelayan lain menghantam kayu mengapung hingga pecah dan tenggelam di perairan Pulukan, Rabu (9/9) sekitar pukul 17.00 Wita. Dua rekannya berhasil diselamatkan oleh nelayan Pengambengan yang melintas, sedangkan Sugiarta terpisah dan terhanyut arus laut.







