KOTA TANGERANG SELATAN, nirmedia. co – Dukcapil Kota Tangerang Selatan terus mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat untuk memaksimalkan pemanfaatan data kependudukan. Upaya ini diwujudkan melalui sosialisasi yang berlangsung pada Rabu (3/7/2024).
Kepala Dinas Dukcapil Kota Tangerang Selatan, Dedi Budiawan, menegaskan pentingnya pemahaman yang mendalam terkait pemanfaatan data kependudukan. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan serta memastikan pemanfaatan data yang lebih baik,” ujar Dedi Budiawan yang akrab disapa Debu.
Sosialisasi tersebut juga mengupas Permendagri No. 17 Tahun 2023 tentang hak akses dan pemanfaatan data kependudukan serta Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) ISO 27001:2013. “Memahami regulasi ini sangat penting untuk menjaga integritas dan kerahasiaan data sebagai fondasi pelayanan publik yang efektif,” tambahnya.
Antusiasme terlihat dari jajaran OPD se-Kota Tangerang Selatan yang hadir secara langsung. Narasumber Kasubdit Monev Direktorat IDKD, Mohammad Priyono, menyoroti vitalnya data kependudukan dalam tata kelola pemerintahan. “Data ini mendukung berbagai kebijakan dan program pemerintah secara efektif, asalkan integritas dan kerahasiaannya tetap terjaga,” jelasnya.
Ketua Tim Wilayah 1 Direktorat IDKD, AA Azhari, menekankan pentingnya pemanfaatan data kependudukan yang bijak dan sesuai regulasi. “Pemahaman yang baik akan regulasi dan mekanisme pemanfaatan data sangat krusial untuk penggunaan yang optimal dan aman,” katanya.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan mendalam mengenai SMKI ISO 27001:2013, memastikan data kependudukan terlindungi dengan baik. “Keamanan informasi menjadi prioritas utama,” tegas Azhari, yang berharap acara ini mampu memperkuat kerjasama antar OPD dan meningkatkan pemahaman teknis terkait pemanfaatan data kependudukan.
Diskusi aktif antar peserta diharapkan menghasilkan solusi praktis untuk meningkatkan kualitas layanan publik. “Kolaborasi dan berbagi pengetahuan adalah kunci kesuksesan bersama,” kata salah satu peserta.
Kadis Debu menutup acara dengan harapan hasil sosialisasi ini dapat segera diimplementasikan. “Mari kita manfaatkan data kependudukan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan bersama,” pungkasnya. (An/nir).







