Dorong Ekonomi Kampung, Babinsa dan Warga Olah Kelapa Jadi Minyak Goreng Tradisional

MINYAK KELAPA: Babinsa Koramil 1708-05/Numfor, Serda Angga Erlangga membantu warga olah kelapa tua menjadi minyak tradisional di Kampung Pomdori, Distrik Numfor Barat, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin (3/11/2025). (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

NUMFOR – Wujud kepedulian terhadap peningkatan ekonomi masyarakat ditunjukkan Babinsa Koramil 1708-05/Numfor, Serda Angga Erlangga ikut membantu warga mengolah kelapa tua menjadi minyak kelapa tradisional di Kampung Pomdori, Distrik Numfor Barat, Kabupaten Biak Numfor, Senin (3/11/2025).

Kegiatan yang dilakukan Babinsa bersama warga binaannya itu berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Pada kesempatan tersebut, Babinsa ikut memeras santan hingga memisahkan ampas kelapa yang telah diparut.

banner 728x250

Babinsa mengatakan, proses pembuatan minyak kelapa tradisional membutuhkan ketelitian dan kerja sama. Ia menjelaskan bahwa kelapa tua terlebih dahulu dikupas, kemudian diparut dan diperas untuk mendapatkan santan.

Santan yang diperoleh dibiarkan mengendap sebelum dimasak perlahan hingga menghasilkan minyak murni. Setelah itu, minyak disaring agar siap digunakan sebagai minyak goreng.

“Prosesnya memang tidak mudah, tapi hasilnya sangat memuaskan. Minyak kelapa tradisional ini selain untuk kebutuhan rumah tangga, juga bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Babinsa.

Babinsa Serda Angga Erlangga bersama warga Kampung Pomdori olah kelapa tua menjadi minyak goreng tradisional. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Serda Angga Erlangga menilai, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di sekitar. Dengan cara sederhana warga bisa menghasilkan produk bernilai ekonomi tanpa harus bergantung pada bahan dari luar kampung.

Lebih dari itu, kegiatan bersama warga ini juga menjadi ajang kebersamaan dan gotong-royong. Babinsa menyebut, kerja bersama seperti ini mempererat hubungan antara Babinsa dan warga binaannya, sekaligus menumbuhkan semangat saling membantu di tengah masyarakat.

“Kita bisa belajar banyak hal dari kegiatan seperti ini. Bukan hanya tentang cara mengolah minyak kelapa, tapi juga tentang semangat kerja sama dan rasa persaudaraan yang kuat di kampung ini,” tambahnya.

Sementara itu, Beni Kapisa, salah satu warga pengolah minyak kelapa mengaku sangat senang dengan kehadiran Babinsa di tengah kegiatan mereka.

“Kami sangat senang Babinsa mau turun langsung membantu kami. Beliau bukan hanya membantu secara fisik, tapi juga memberi semangat dan motivasi agar kami terus mengembangkan usaha tradisional ini,” ungkapnya.

Beni berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar masyarakat semakin bersemangat dalam mengembangkan potensi lokal yang ada.

Melalui kegiatan ini, Babinsa Numfor menunjukkan komitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Gotong-royong dalam pengolahan minyak kelapa tradisional menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan kerja keras mampu menghasilkan manfaat besar bagi kehidupan warga di Kampung Pomdori.

 

Sumber: Penerangan Kodim 1708/BN

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250