Magetan – Transformasi layanan keuangan syariah di Kabupaten Magetan memasuki fase penting. PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Magetan (Perseroda) resmi memperkenalkan dua inovasi baru: Mobile Banking SYAR’INK dan Tabungan Arisan Syariah TARSYAMA, dalam acara peluncuran yang berlangsung di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha, Jumat (12/12/2025).
Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan syariah yang modern dan inklusif.
Bupati Magetan, Hj. Nanik Sumantri, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran aplikasi SYAR’INK dan skema tabungan TARSYAMA merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan BPRS Syariah Magetan dalam mempercepat ekosistem layanan publik berbasis digital.
“Transparansi pendapatan dan belanja daerah kini menjadi tuntutan. Aplikasi ini bukan hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga menghadirkan layanan perbankan yang modern, cepat, dan akuntabel,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, fitur transaksi digital yang dihadirkan memungkinkan masyarakat melakukan berbagai pembayaran—mulai pajak daerah, retribusi, hingga kebutuhan finansial lain—secara praktis. Transformasi digital layanan syariah tersebut diyakini menjadi pendorong kuat bagi penguatan ekonomi umat dan kemandirian daerah.
Sementara itu, Direktur Utama BPRS Syariah Magetan, Endah Kundarti, menilai peluncuran dua layanan baru ini sebagai bukti keseriusan bank dalam membuka akses layanan finansial yang sesuai prinsip syariah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Endah menjelaskan bahwa aplikasi SYAR’INK dilengkapi fitur perbankan digital seperti informasi saldo dan mutasi, transfer, pemindahbukuan antar rekening, hingga transaksi QRIS, semuanya berbasis prinsip syariah dan standar keamanan perbankan.
Adapun TARSYAMA hadir sebagai produk arisan syariah berprinsip Mudharabah Mutlaqah, yang menawarkan skema simpanan kolektif dengan bagi hasil, hadiah bulanan berupa voucher belanja, hingga grand prize satu unit sepeda motor pada akhir periode 36 bulan.
“Kami ingin memastikan layanan syariah dapat dirasakan sampai ke pelosok desa. SYAR’INK dan TARSYAMA dihadirkan sebagai solusi yang memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan finansial masyarakat sekaligus mendukung perputaran ekonomi daerah,” ungkapnya.
Endah juga menegaskan komitmen BPRS Syariah Magetan untuk terus meningkatkan literasi keuangan syariah melalui berbagai kegiatan edukasi, sehingga masyarakat semakin memahami manfaat dan kemudahan yang ditawarkan produk perbankan syariah. (%)







