Diduga Tipu Pengusaha Rongsokan, Mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa Terancam Dipolisikan

Ket foto : Alat docking kapal milik Pemkab Jembrana yang dijual oleh Winasa kepada pengusaha rongsokan dan Lia, pengusaha rongsokan asal Denpasar.

DENPASAR – Mantan Bupati Jembrana dua periode, I Gede Winasa, kembali tersandung masalah. Setelah sebelumnya beberapa kali terjerat kasus korupsi, kali ini pria bergelar profesor itu dilaporkan oleh seorang pengusaha rongsokan asal Denpasar. Winasa dituding melakukan dugaan penipuan dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Seorang pengusaha rongsokan bernama Lia menuding Winasa telah menjual sejumlah aset yang bukan miliknya. Kepada awak media di Denpasar, Lia menuturkan, ia membeli docking kapal, truk sampah, alat berat, dan bak sampah dari Winasa pada Maret 2025.

banner 728x250

“Dia (Winasa) menyampaikan kepada saya, bahwa docking kapal dan barang-barang lainnya yang di TPA Peh adalah miliknya pribadi yang dititipkan di Pemkab Jembrana. Ini dibenarkan oleh beberapa saksi orang-orang dia,” kata Lia pada Senin (15/9).

Karena percaya, Lia bersama suami dan dua karyawannya kemudian menyepakati harga total Rp 110 juta. Lia mengaku telah mentransfer uang muka (DP) sebesar Rp 100 juta langsung ke rekening Winasa serta dua rekening orang kepercayaannya. Lia mengklaim memiliki bukti transfer dan surat perjanjian jual beli bermaterai yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

“Belakangan saat alat tersebut diambil, ternyata itu aset pemerintah (Pemkab Jembrana). Karena merasa tertipu, saya dan suami kemudian meminta uang kembali seluruhnya,” jelasnya.

Namun, Winasa disebut tidak memiliki niat baik untuk mengembalikan uang tersebut. Bahkan, Lia mengetahui bahwa docking kapal tersebut sebelumnya juga sudah dijual kepada orang lain.

“Jangankan mengembalikan, sekarang dia malah tidak pernah mau angkat telepon ataupun balas WA. Jika dia tidak segera mengembalikan uang itu, saya akan lapor polisi,” tegas Lia.

Dikonfirmasi secara terpisah, Gede Winasa membantah keras tudingan tersebut. Ia menyebut tudingan itu hanya cerita karangan.

“Semua tudingan itu tidak benar, hanya karangan. Saya tidak mau buat masalah. Saya tegaskan itu tidak benar dan saya tidak mau berkomentar tentang itu,” kilahnya saat dihubungi pada Selasa (16/9).

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250