BGN Dorong SPPG Magetan Serap Produk Peternak Lokal, Standar Operasional Diperketat

Keterangan Foto : BGN Dorong SPPG Magetan Serap Produk Peternak Lokal, Standar Operasional Diperketat

Magetan – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya dalam mendukung peternak lokal sekaligus memperkuat tata kelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan. Pesan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, saat memberikan arahan kepada Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Magetan, Senin (1/6/2026).

Dalam arahannya, Nanik meminta seluruh SPPG memprioritaskan pembelian telur dari koperasi peternak setempat sebagai bentuk dukungan terhadap peternak yang tengah menghadapi tekanan harga di tingkat produksi.

banner 728x250

Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjaga keberlangsungan usaha peternak rakyat sekaligus memastikan rantai pasok bahan pangan program MBG berjalan lebih berpihak kepada pelaku usaha lokal.

“Pembelian bahan baku, termasuk telur, dapat dilakukan langsung melalui koperasi peternak maupun kelompok tani. Langkah ini diharapkan mampu membantu stabilisasi harga dan meningkatkan kesejahteraan peternak,” ujarnya.

Selain mendorong penyerapan produk lokal, BGN juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional yang telah ditetapkan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) hingga pemenuhan jumlah mitra yang bekerja sama dengan SPPG.

BGN mengingatkan bahwa setiap SPPG wajib memiliki sedikitnya 15 mitra aktif. Ketentuan tersebut dinilai penting untuk menjamin kelancaran distribusi dan kualitas layanan pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat program MBG.

Nanik menegaskan, BGN tidak akan ragu memberikan sanksi administratif berupa penangguhan sementara operasional bagi SPPG yang belum memenuhi persyaratan tersebut.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Satgas Pangan Kabupaten Magetan menyatakan kesiapannya mendampingi dan mendorong seluruh pengelola SPPG agar segera melakukan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah itu diharapkan mampu memperkuat ekosistem Program Makan Bergizi Gratis di Magetan, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi peternak, petani, dan pelaku usaha lokal yang menjadi bagian dari rantai pasok program pemerintah tersebut. (%)

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250