JEMBRANA, nirmedia co – Happy Drum atau Hapi drum merupakan jenis alat musik yang jarang didengar. Di produksi di Jembrana tepatnya di desa Pohsanten Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana
Putu Rio Aditya sinartha tidak pernah menyangka usaha alat musik happy drum miliknya berhasil menembus pasar luar negeri. Bermula dari iseng, usaha yang dirintis sejak 2017 kini berbuah manis.
Perjuangan Rio merintis usaha, mampu memasarkan produk ke kancah global, hingga memberdayakan warga sekitar, menjadi bukti ketangguhan jiwa muda masa kini.
Pria muda asal bumi mekepung Jembrana ini bercerita, untuk memulai usaha alat musik happy drum tidaklah mudah, banyak yang dikorbankan. Mulai dari waktu dengan keluarga hingga berbagai riset ia lakukan.
Dukungan dan Peran sang ayah menjadi semangat Rio menggeluti bisnis yang ia jalani hingga saat ini.
“Awal mula bikin alat musik ini sama sekali tidak ada yang melirik, bahkan tidak laku, karena banyak stok barang yang sudah di produksi maka kita mencoba untuk menaruh dulu di beberapa art shop di daerah Ubud dan Kuta tanpa di bayar dulu, hingga akhirnya bertemu seorang warga Amerika yang membantu memasarkan ke luar negeri sampai saat ini” kata Rio Sinartha. Sabtu (25/5/2024).
Ada 3 jenis alat musik yang di buat dari mulai kecil, menengah hingga besar, Harga happy drum yang paling kecil di bandrol Rp. 400.000, happy drum Medium Rp. 650.000 dan yang paling besar dikenal dengan nama Zenco di bandrol dengan harga Rp 850. 000.
Usaha ini survive saat covid melanda, Rio tidak menyangka awal berkembang usahanya justru pada saat covid 19, saat itu pesanan banyak sampai kita kewalahan dalam memproduksi.”ujar Rio.
Alat musik yang dibuatnya kini Beredar di Amerika Australia, Swiss, Colombia, saat ini produksi sesuai pesanan dan omset yang didapat dari usaha yang di gelutinya kisaran 300 sampai 400 juta perbulan.
Rio berharap untuk Generasi muda yang ingin memulai usaha, jangan pernah takut keluar dari zona nyaman, dengan adanya semangat dan kegigihan serta ketekunan tentu segala usaha akan membuahkan hasil.” Pungkasnya.(Sis/nir).







