100 Hari Kerja, Bupati Jembrana Fokus Efisiensi Anggaran dan Peningkatan PAD

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, dan Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna,(ITS)

JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, dan Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, memaparkan program kerja dalam 100 hari pertama kepemimpinan mereka. Hal ini disampaikan dalam jumpa pers seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kabupaten Jembrana, Sabtu (1/3).

Dalam pernyataannya, Bupati Jembrana menegaskan bahwa efisiensi anggaran menjadi langkah utama dalam menjalankan pemerintahan. Salah satu strategi yang dilakukan adalah penggabungan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Selain itu, penghematan juga dilakukan pada dana hibah, kajian-kajian, serta perjalanan dinas.

banner 728x250

“Kami harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan didampingi Wabup Ipat.

Program Prioritas 100 Hari Kerja

Selain efisiensi anggaran, Pemkab Jembrana juga menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Beberapa program prioritas yang akan dijalankan dalam 100 hari pertama meliputi:

Pengurangan jumlah dinas melalui penggabungan beberapa OPD agar lebih efisien.

Subsidi bunga untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melalui dana talangan di Bank BPD Bali tanpa jaminan, cukup menggunakan job letter.

Pengadaan kendaraan pick-up untuk desa adat guna mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Penyediaan lima rumah singgah di Denpasar bagi keluarga pasien yang menjalani perawatan di RSUP Sanglah.

Aktivasi program Santri Harmoni sebagai upaya penguatan nilai kebangsaan dan religiusitas di kalangan santri di Jembrana.

Penghematan biaya listrik pada fasilitas pemerintah untuk mengurangi beban anggaran.

Penataan Anjungan Betutu Gilimanuk agar lebih menarik bagi wisatawan.

Penataan Pesanggrahan Pura Rambutsiwi,

termasuk pembangunan area parkir di sisi selatan pura untuk kenyamanan pengunjung.
Wakil Bupati Jembrana menambahkan bahwa peningkatan PAD harus menjadi prioritas agar pembangunan daerah tetap berjalan meskipun ada keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang matang dan kerja sama semua pihak.

“Kami berharap media bisa bersinergi dalam mengawal jalannya pemerintahan. Dengan kerja sama yang baik, kami yakin program-program ini bisa berjalan optimal,” kata Wabup Ipat.

Tegaskan Komitmen di Tengah Dinamika Politik

Di akhir jumpa pers, Bupati Jembrana juga mengkonfirmasi bahwa dirinya dan wakil bupati akan mengikuti retreat gelombang kedua bersama para gubernur dan bupati yang masih menunggu hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ketua Umum PDI Perjuangan tidak pernah melarang ataupun melawan pemerintahan. Kami tetap menjalankan tugas sesuai amanah masyarakat,” tegas Kembang.(Sis).

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250