MADIUN – Pemerintah Kota Madiun kembali melakukan pergeseran dan pengisian jabatan di lingkungannya. Sebanyak 58 pejabat fungsional dan administrator resmi dilantik pada Selasa (3/9/2025) dalam sebuah agenda yang menghadirkan sejumlah kejutan.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Sunardi Nurcahyono. Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) tersebut kini resmi menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat Kota Madiun.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa mutasi ini bukan bentuk penurunan jabatan. Ia menyebut, perpindahan Sunardi ke jabatan fungsional merupakan permintaan pribadi.
“Pak Nardi sendiri yang meminta pindah ke jalur fungsional. Saya beri izin karena itu permintaan pribadi,” jelas Maidi usai pelantikan. Maidi menambahkan, jabatan fungsional memiliki keunggulan tersendiri, salah satunya masa pensiun yang lebih panjang, yakni hingga usia 65 tahun.
Selain Sunardi, pejabat lain yang turut mengalami rotasi adalah Doris Eko Prasetyo yang kini menjabat sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
Perubahan posisi juga terjadi di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), antara lain:
dr. Ismudoko sebagai Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA),
Endria Triningsih Kusdiana sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB),
Asmiasri sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),
Eko Setijawan sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub).
Rotasi juga menyentuh jajaran pemerintahan kelurahan. Beberapa lurah yang resmi berganti posisi antara lain:
Lilik Wuri Apriati (Lurah Manisrejo),
Dewi Ratna Indah Surtiningsih (Lurah Oro-Oro Ombo),
Yuni Umi Nur Qomariyah (Lurah Taman),
Rina Wintarsih (Lurah Pandean),
Yuni Wijayanto (Lurah Klegen).
Maidi mengisyaratkan bahwa pelantikan ini belum menjadi yang terakhir. Ia menyebut, mutasi lanjutan masih akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Pejabat yang terlalu lama di satu posisi akan kita rotasi. Tujuannya agar lebih termotivasi dan menambah pengalaman baru,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya semangat pelayanan dalam setiap jabatan yang diemban.
“Ingat, pejabat itu harus melayani, bukan minta dilayani. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat terganggu,” tegasnya. (!)







