Tasyakuran Petik Laut Desa Airkuning Tahun 2026 Dimeriahkan Puluhan Peserta Lomba Balap Jukung Tradisional

Keterangan Foto : Tasyakuran Petik Laut Desa Airkuning Tahun 2026 Dimeriahkan Puluhan Peserta Lomba Balap Jukung Tradisional

Jembrana – Suasana Pantai Desa Airkuning, Kecamatan Jembrana Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, tampak semarak pada Senin (5/7/2026), saat digelarnya lomba balap jukung tradisional dalam rangka perayaan Tasyakuran Petik Laut sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1467 Hijriah.

Acara yang mengangkat budaya maritim warisan leluhur tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Camat Jembrana, Kapolsek Kota Jembrana IPDA I Ngurah Agus Dwi Widiatmika, Danramil 1617-01 Negara Kapten Inf Wahid, Perbekel Yehkuning Samsudin, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

banner 728x250

Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna seizin Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, dalam sambutan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Jembrana selalu berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan tradisi Petik Laut di Desa Airkuning. Ia juga menghimbau semua warga agar menjaga kelestarian pantai dan laut di wilayah tersebut dan kebersihannya terutama dari sampah nonorganik”, jelasnya.

Seusai memberikan sambutan, Wakil Bupati Jembrana langsung menyalurkan bantuan dari Pemkab Jembrana berupa uang tunai guna mendukung terselenggaranya acara Tasyakuran Petik Laut di tahun ini.

Selanjutnya, kegiatan lomba balap jukung tradisional yang diikuti puluhan peserta secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Jembrana, dan dilepas Perbekel Desa Airkuning.

Perbekel Desa Airkuning, Samsudin, mengatakan lomba balap jukung layar telah rutin dilaksanakan sejak tahun 2020 dan selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat nelayan. Tahun ini, perlombaan diikuti sekitar 25 peserta dari berbagai wilayah pesisir Desa Airkuning, termasuk ada peserta dari Gilimanuk dan Pekutatan..

“Kami selenggarakan kegiatan ini sebagai tradisi turun-temurun dari nenek moyang. Kegiatan ini akan terus kami lestarikan dan tingkatkan setiap tahunnya. Semoga ke depan tradisi di Desa Air Kuning ini semakin maju,” ujarnya.

Di hadapan ratusan penonton, Samsudin juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jembrana atas dukungan terhadap pelestarian tradisi tersebut, atas pemberian bantuan sebesar Rp10.00.00 juta perbanjar, guna mendukung pelaksanaan syukuran Petik Laut.

Ia menjelaskan hadiah lomba tahun ini meliputi juara pertama Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, juara keempat Rp750 ribu, juara kelima Rp600 ribu, dan juara keenam Rp500 ribu. Sementara peserta yang belum berhasil menjadi juara tetap menerima uang pengganti kelelahan sebesar Rp200 ribu.

Samsudin berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan agar tradisi tersebut tetap lestari, meski biaya pembuatan satu unit jukung mencapai sekitar Rp15 juta.

“Walaupun nilai hadiahnya tidak besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan, namun semangat dan kebahagiaan masyarakat menjadi alasan utama kegiatan ini harus terus dijaga,” tambahnya.

Sebagai penutup, Samsudin menegaskan komitmen Pemerintah Desa Airkuning untuk mendukung seluruh program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Jembrana demi kemajuan desa dan daerah.

“Demi Jembrana, pasti bisa,” pungkasnya. (%)

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250