Suhu Politik Jembrana Kian Memanas, Pendamping Tamba Masih Teka-teki?

Ket foto : I Nengah Tamba dan teka-teki siapa pengganti Ipat.

JEMBRANA, nirmedia.co – Menjelang Pilkada Jembrana, suhu politik di kabupaten tersebut mulai memanas. Meski partai politik belum mengeluarkan rekomendasi resmi untuk calon, pergerakan akun-akun bodong di media sosial sudah meramaikan suasana.

Calon petahana, I Nengah Tamba dari Partai Demokrat, diprediksi akan menghadapi perlawanan sengit dari PDI Perjuangan. Kembang Hartawan, yang sukses menarik Ipat dari kubu Nengah Tamba, mulai memperlihatkan pesonanya demi meraih simpati masyarakat melalui paket “Bang-Ipat” yang digagas I Gede Winasa.

banner 728x250

Di sisi lain, meski ditinggal Ipat, Nengah Tamba menyatakan siap bertarung dalam Pilkada Jembrana untuk melanjutkan programnya menuju Jembrana Emas 2026. Dukungan dari masyarakat yang menginginkan Tamba untuk dua periode juga semakin menguat.

Namun, mendekati masa pendaftaran calon di KPU Jembrana, Nengah Tamba masih belum memiliki pendamping. Beberapa nama mulai muncul sebagai calon wakilnya menggantikan Gede Ngurah Patriana Krisna, namun belum ada yang pasti.

Ketua DPD Golkar Jembrana, I Made Suardana, disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk mendampingi Nengah Tamba. Suardana sudah menyatakan siap, namun teka-teki masih menyelimuti arah rekomendasi Partai Golkar.

Ipat, meski telah beralih ke PDI Perjuangan, masih mengikuti proses penjaringan di Partai Golkar bersama Made Suardana. Hal ini menunjukkan bahwa Ipat masih berpeluang mendapat rekomendasi dari Golkar. Posisi Suardana sebagai Ketua DPD Golkar Jembrana juga memperkuat peluangnya, sementara Ipat hanya dianggap sebagai “anak punggut” di Golkar.

Selain Suardana, nama I Kadek Darmasusila dari Partai Gerindra juga muncul sebagai calon pendamping Nengah Tamba. Anggota DPRD Provinsi Bali ini dianggap kandidat kuat dan diprediksi mampu meraup banyak suara di Pilkada Jembrana pada November 2024 mendatang. Namun, Darmasusila telah menyatakan ingin fokus memperjuangkan masyarakat Jembrana di DPRD Provinsi Bali.

Nama Ida Bagus Susrama, kader senior PDI Perjuangan Jembrana yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Jembrana, juga disebut sebagai kuda hitam yang siap menghadang laju PDI Perjuangan melalui paket “Taksu” (Tamba-Susrama).

Semua ini masih menjadi teka-teki. Pilkada Jembrana diprediksi penuh dengan intrik dan kejutan. Kejutan pertama adalah Ipat yang membelot ke PDI Perjuangan dengan paket “Bang-Ipat”. Publik kini menunggu kejutan selanjutnya: siapa yang akan mendampingi Nengah Tamba? Ataukah kejutan lainnya akan muncul, seperti gagalnya Bang-Ipat mendapatkan rekomendasi?(Sis/nir).

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250