Rotasi Besar Camat Warnai Pelantikan Pejabat Baru Di Kabupaten Madiun

Keterangan Foto : Rotasi Besar Camat Warnai Pelantikan Pejabat Baru Di Kabupaten Madiun
banner 120x600

Madiun – Suasana sore Rabu (17/9/2025) di Pendopo Muda Graha terasa berbeda. Meski langit Kabupaten Madiun masih berbalut mendung usai hujan, di dalam pendopo berlangsung prosesi khidmat pelantikan pejabat administrator dan pengawas yang dipimpin langsung Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Tradisi khas karpet hitam dengan taburan bunga melati putih kembali dihadirkan, menambah kesakralan sumpah jabatan. Puluhan pejabat berdiri rapi, diambil sumpah dan janji untuk mengemban amanah baru.

banner 728x250

“Alhamdulillah, ini memenuhi apa yang sudah kami rencanakan. Ada sejumlah formasi kosong, hari ini bisa kita sinkronkan,” ujar Bupati usai pelantikan.

Hari Wuryanto menuturkan, keputusan pelantikan baru diterima dari BKN pada pagi hari, sehingga tidak dapat digabungkan dengan prosesi sebelumnya. Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung kebetulan momen serupa dengan Presiden Prabowo Subianto yang di hari yang sama melantik menteri baru di Jakarta.

Yang paling mencuri perhatian, hampir seluruh camat di Kabupaten Madiun mengalami rotasi. Dari Dolopo hingga Saradan, wajah-wajah baru ditugaskan untuk memimpin wilayah. Rotasi ini, menurut Bupati, bukan sekadar pergantian posisi, tetapi strategi penyegaran agar roda pemerintahan tetap dinamis.

“Kalau terlalu lama, pengetahuan bisa stagnan. Karena itu banyak yang kita geser, sementara yang baru tiga tahun belum,” jelasnya.

Selain camat, sejumlah sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD) juga mendapat amanah baru. Nama-nama seperti Tri Budihartoyo (Sekretaris BKPSDM), Rony Kurniawan (Sekretaris Dikbud), hingga Eryk Sanjaya (Sekretaris Perkim) turut diumumkan. Jabatan strategis lain yang ditetapkan adalah drg Mulyadi sebagai Direktur RSUD Dolopo.

Meski demikian, masih ada kursi yang belum terisi, yakni Kepala Pelaksana BPBD serta Sekretaris Bakesbangpol. Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk memegang teguh pesan Rasulullah SAW bahwa jabatan adalah amanah yang tidak boleh diminta, namun jika telah diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Mari bekerja dengan sungguh-sungguh, menjadi teladan, dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Madiun,” pungkasnya. Pelantikan ditutup dengan doa bersama. Di luar pendopo, sisa hujan masih menetes, namun di dalam, suasana hangat dan optimisme menyelimuti wajah-wajah baru birokrasi Kabupaten Madiun. (!)

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250