Magetan – Nasib tragis menimpa seorang petani di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan miliknya di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 09.45 WIB. Korban diduga tewas akibat tersengat aliran listrik saat memperbaiki pompa air sawah atau sibel miliknya.
Korban diketahui bernama Subari (65), warga Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo. Saat ditemukan, tubuh korban tergeletak di pematang sawah dengan kondisi jari tangan kiri mengalami luka bakar yang diduga kuat akibat sengatan listrik.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petani yang hendak pulang dari sawah. Saksi yang melihat korban tergeletak langsung panik dan berupaya memutus aliran listrik yang mengarah ke pompa air sebelum meminta bantuan warga sekitar.
Jazuli, petani yang berada di lokasi kejadian, mengaku sempat mematikan aliran listrik karena khawatir masih mengalir ke tubuh korban. “Saya panik melihat korban tergeletak. Saya langsung memutus aliran listrik. Tangan korban terlihat mengalami luka bakar akibat tersengat listrik,” ujarnya.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian. Petugas dari Polsek Kartoharjo yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di sekitar korban, polisi menemukan sejumlah peralatan berupa obeng dan isolasi yang diduga digunakan untuk memperbaiki instalasi listrik pompa air sawah.
Warga setempat, Agus Sumarno, mengatakan korban diduga sedang memperbaiki pompa air ketika insiden nahas itu terjadi. “Korban ditemukan warga dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dugaan sementara korban tersengat listrik saat memperbaiki sibel miliknya,” kata Agus.
Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Suprianto, menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat sengatan listrik saat melakukan perbaikan pompa air di area persawahan.
“Korban berangkat ke sawah seperti biasa. Berdasarkan keterangan saksi, korban kemudian ditemukan sudah tergeletak dan meninggal dunia. Dugaan sementara korban tersengat listrik saat memperbaiki pompa air atau sibel miliknya,” jelasnya.
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.
Hasil visum yang dilakukan di rumah duka tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi memastikan korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari pompa air sawah yang sedang diperbaikinya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para petani dan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melakukan perbaikan instalasi listrik di area persawahan maupun lingkungan kerja lainnya guna menghindari risiko kecelakaan fatal. (%)







