Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan keseriusannya dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Madiun. Melalui kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi, ratusan balita di Posyandu Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan, menerima bantuan gizi pada Senin (24/11/2025).
Kepala Bakorwil 1 Madiun, Heru Wahono Santoso, menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan kerja bersama. “Ini bukan hanya tugas Dinas Kesehatan, tetapi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Ini ikhtiar kolektif menuju Indonesia Emas,” ujarnya. Program ini dilaksanakan serentak sebagai rangkaian Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut capaian stunting Kabupaten Madiun yang kini berada di angka 5,28% sebagai hasil kerja kolaboratif berbagai pihak. “Semoga PMT bergizi ini memberi dampak nyata, terutama bagi balita di Kecamatan Saradan,” tuturnya.
Berbagai langkah strategis terus diperkuat, mulai dari pendampingan masyarakat, penimbangan serentak, pemanfaatan alat antropometri standar, PMT berbasis pangan lokal, hingga intervensi gizi bagi remaja putri dan calon pengantin.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Heri Setyana, menyampaikan bahwa bantuan PMT bergizi kali ini menyasar 200 balita dengan masalah gizi di wilayah Puskesmas Sumbersari. “Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pemprov Jatim dalam meningkatkan status gizi anak dan mempercepat penurunan stunting,” ujarnya. (%)







