Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menorehkan prestasi di bidang lingkungan hidup. Dalam acara “Sinergi Rimbawan dalam Pemulihan Ekosistem dan Peningkatan Sosial Ekonomi” yang digelar di Bukit Kayoe Putih, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Pemkab Magetan menerima penghargaan atas kontribusinya dalam upaya pemulihan ekosistem darat, Selasa (21/7/2024).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Bupati Magetan, Bunda Nanik, yang hadir didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan serta Kabag Prokopim Kabupaten Magetan.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kebijakan progresif Pemkab Magetan, termasuk penerbitan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati yang mewajibkan penanaman pohon bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pasangan calon pengantin. Tak hanya itu, Magetan juga dinilai berhasil dalam pembangunan hutan tematik sebagai bagian dari strategi pemulihan ekosistem di wilayahnya.
Gubernur Khofifah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan lingkungan hidup di Jawa Timur. Ia menyebutkan bahwa sektor kehutanan di Jawa Timur telah menunjukkan kinerja unggul secara nasional.
“Dari laporan Kadishut, transaksi yang dihasilkan oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) kita merupakan yang tertinggi di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa panjenengan semua mampu membangun hilirisasi dan inovasi, sehingga nilai tambah produk KTH semakin optimal,” ujar Khofifah.
Selain itu, Khofifah juga menyoroti pentingnya pengembangan kawasan hutan sebagai destinasi wisata berbasis ekologi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menarik wisatawan mancanegara.
Pemerintah Kabupaten Magetan menyambut baik penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan program-program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berbasis hutan.
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh masyarakat Magetan yang telah mendukung langkah kami dalam menjaga dan merawat alam. Komitmen kami terhadap keberlanjutan lingkungan akan terus kami jaga dan tingkatkan,” ungkap Bunda Nanik.
Dengan prestasi ini, Magetan semakin meneguhkan diri sebagai daerah yang berkomitmen tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan hidup. (!)







