JEMBRANA – Warga Dusun Pengeragoan Dauh Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, dihebohkan dengan penemuan satwa laut berukuran besar pada Sabtu (12/9) pagi. Seekor satwa yang diduga hiu paus (Rhincodon typus) ditemukan terdampar di perairan dangkal kawasan Pantai Pengeragoan.
Fenomena ini pertama kali diketahui dari laporan masyarakat sekitar pukul 08.30 WITA. Satwa tersebut berada sangat dekat dengan garis pantai, sehingga menarik perhatian warga setempat.
“Dari pemantauan visual di lokasi, satwa laut tersebut memiliki ciri fisik tubuh memanjang berukuran besar, permukaan kulit berwarna gelap yang dipenuhi pola bintik-bintik putih, serta sirip punggung yang menonjol di permukaan air,” ujar Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta, dikonfirmasi Sabtu (12/9).
Meski dari ciri fisik awal mengarah pada spesies hiu paus (Rhincodon typus), proses identifikasi jenis secara definitif masih menunggu penanganan dari pihak berwenang. Pihak terkait akan berkoordinasi dengan instansi teknis dan ahli di bidang kelautan serta konservasi untuk memastikan kondisi dan langkah penyelamatan yang tepat.
“Guna menjaga keamanan di lokasi, personel Polsek Pekutatan UKL 3 bersama gabungan piket fungsi sudah diterjunkan untuk melakukan pengamanan di sekitar pantai,” kata Suparta.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan gegabah terhadap satwa tersebut. Warga dilarang keras menarik, memukul, menaiki, memindahkan, maupun mengambil bagian tubuh satwa demi keselamatan bersama dan perlindungan satwa terdampar tersebut hingga penanganan resmi dilakukan.







