Harga Cabai Rawit Melonjak, Mendag Budi Ungkap Penyebabnya

keterangan foto: Harga Cabai Rawit Melonjak, Mendag Budi Ungkap Penyebabnya

JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui harga cabai masih berada di level tinggi. Kondisi tersebut, menurutnya, dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya penurunan produksi.

Budi menjelaskan, pergerakan harga cabai berkaitan dengan faktor musiman serta hasil panen petani yang mengalami penurunan.

banner 728x250

“Cabai ini kan salah satu faktornya adalah faktor produksi, termasuk juga faktor musiman ya. Pada musim tertentu, apalagi sekarang ini memang produksinya lagi turun ya,” ujar Budi di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2026).

Ia menyebut harga rata-rata cabai rawit saat ini masih berada di atas Rp70.000 per kilogram (kg). Sementara itu, harga cabai merah keriting juga mengalami kenaikan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Budi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan asosiasi petani cabai agar produksi dapat terus ditingkatkan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan asosiasi petani cabai untuk terus meningkatkan produksinya, karena memang cuaca yang membuat produksinya sedikit menurun,” beber ia.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp81.225 per kg. Angka tersebut berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kg.

Sementara itu, harga cabai merah keriting mencapai Rp67.736 per kg, atau masih berada di atas HAP yang ditetapkan sebesar Rp55.000 per kg.

 

Oleh : Asfian Nur Muhammad

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250