Madiun – Gerakan literasi di Kabupaten Madiun mendapat energi baru. Bupati Madiun Hari Wuryanto resmi mengukuhkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, sebagai Bunda Literasi Kabupaten Madiun periode 2025–2030. Pengukuhan berlangsung dalam suasana meriah Festival Literasi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun, Kamis (20/11/2025).
Pengukuhan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Madiun Nomor 100.3.3.2/424/KPTS/402.013/2025. Di hadapan ratusan peserta, Bupati Hari menyampaikan keyakinannya bahwa Erni dapat mengemban amanah sebagai motor penggerak literasi daerah.
“Saya percaya saudari dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan, demi mewujudkan SDM yang unggul di Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Festival literasi tahun ini mengangkat tema “Masyarakat Cerdas, Unggul dan Mandiri untuk Kabupaten Madiun yang Bersahaja”. Sebanyak 600 peserta dari berbagai kalangan hadir dan terlibat dalam beragam aktivitas literasi yang dikemas selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 November 2025.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun, Kus Hendrawan, menjelaskan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ruang unjuk kreativitas, tetapi juga sarana promosi perpustakaan daerah.
“Festival literasi ini bentuk upaya meningkatkan keterampilan, inovasi, dan minat baca masyarakat melalui perpustakaan,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan digelar langsung di kantor perpustakaan agar pengunjung semakin dekat dengan fasilitas literasi daerah. “Setiap kunjungan menjadi indikator sekaligus sarana promosi perpustakaan,” imbuhnya.
Momentum festival ini juga menjadi ajang apresiasi. Penghargaan perpustakaan desa terbaik diberikan kepada Perpustakaan Flamboyan Desa Pule, Kecamatan Sawahan. Sementara di tingkat sekolah, SDN Candimulyo 2 Kecamatan Dolopo meraih predikat perpustakaan terbaik.
Dengan dikukuhkannya Bunda Literasi Kabupaten Madiun yang baru, diharapkan geliat literasi semakin menjangkau sekolah, desa, hingga seluruh lapisan masyarakat. Gerakan membaca kini mendapat figur penggerak yang siap memperluas akses pengetahuan bagi warga Kabupaten Madiun. (%)







