Dukcapil Flotim Optimis Kejar Target Adminduk, Sambut Tim GISA 3T Lembata

Ket: Dukcapil Flotim Optimis Kejar Target Adminduk, Sambut Tim GISA 3T Lembata.(Foto:dok Dukcapil).

LARANTUKA, nirmedia.co – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Flores Timur (Flotim), Cipto Keraf, menyatakan optimistis mengejar target-target kinerja yang tertinggal dalam perekaman KTP-el, akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA). Hal ini disampaikan Cipto saat menyambut Tim Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) Lembata di kantornya, Larantuka, Flotim, Selasa (4/6/2024).

Kunjungan Tim GISA 3T ke Kantor Dinas Dukcapil Flotim dilakukan saat transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Lembata. Cipto merasa senang dapat menyampaikan langsung kendala-kendala yang dihadapi dalam melayani warga Flotim.

banner 728x250

“Perekaman KTP-el penting karena sebentar lagi kita akan Pilkada langsung. Saat Pemilu juga sudah kami kejar dengan terus melakukan layanan jemput bola, tapi masih banyak PR,” ujar Cipto yang baru menjabat Kadis beberapa bulan lalu.

Cipto menekankan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah daerah (Pemda) melalui APBD dan pemerintah pusat melalui APBN sangat dibutuhkan. “Butuh dukungan anggaran dari pusat untuk renovasi kantor yang saat ini kondisinya kurang layak untuk pelayanan. Indikator kinerja kami masih rendah sementara Pilkada sudah dekat. Sudah minta ke Sekda dikasih 300 juta dan printer 1 unit. Sudah kami optimalkan untuk pelayanan, tapi masih belum mencukupi,” jelasnya.

Cipto berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten, DPRD, dan pemerintah pusat terus berlanjut, terutama untuk indikator seperti KIA dan akta kelahiran yang masih jauh tertinggal. “Jika ada biaya sesuai perhitungan kebutuhan kami, maka kami bisa bertanggung jawab dengan uang itu untuk mendorong kinerja dan mengejar ketertinggalan,” tegas Cipto.

Ketua Tim GISA 3T Lembata, Zefanya Yosua Jocom, menyatakan akan mengoordinasikan lebih lanjut permintaan dan kebutuhan Kadis Cipto. “Kebutuhan ini akan kami kawal di pusat, mengingat memang ada dukungan PHLN untuk renovasi kantor layanan Dukcapil, khususnya untuk daerah-daerah yang memenuhi kriteria yang sudah ditentukan oleh pusat. Untuk memperkuat permintaan ini, silakan secara resmi bersurat ke Dirjen Dukcapil,” kata Anya, panggilan akrabnya.

Anya juga memberikan saran untuk mengejar target perekaman KTP-el dengan menyediakan data by name by address, membentuk tim jemput bola, dan berkoordinasi dengan kecamatan dan desa-desa. “Minta tolong kepala desa untuk menyiapkan dan mengoordinasikan layanan jemput bola di desanya. Kalau kita tunggu masyarakat datang ke kantor tidak akan optimal. Namun ini tentu ada konsekuensi kita akan kerja keras, perlu siapkan pos anggaran, gerakkan personel, siapkan perangkat, dan berbagai kebutuhan lainnya. Jadi memang harus didukung APBD, sementara di pusat sedang terus diupayakan untuk menyediakan solusi anggaran melalui APBN,” jelasnya.

Perencana Ahli Muda Zainudin dari Sekretariat Ditjen Dukcapil juga menyatakan dukungan untuk terus semangat melayani di tengah keterbatasan yang ada. “Ditjen Dukcapil tengah terus mencari formula terbaik yang paling mungkin untuk memberi dukungan APBN bagi pelayanan Adminduk di daerah. Namun, sambil menunggu kejelasan anggaran pusat, perlu terus mendorong komitmen kepala daerah dan DPRD untuk mendapat dukungan melalui APBD,” tutup Zainudin.

Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Tavipiyono meminta Tim GISA 3T untuk menyiapkan dengan baik agar bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Tolong siapkan dengan baik, karena layanan GISA 3T ini misinya untuk meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di daerah-daerah yang memang masih jauh tertinggal dari target nasional. Terus semangat dan jangan lupa selalu jaga kesehatan dan keselamatan dalam bertugas,” pinta Tavip.

Tim GISA 3T akan melakukan layanan selama tiga hari pada tanggal 5-7 Juni 2024 di tiga kecamatan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim tiba di Lembata pada pukul 15.10 WITA setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang 14 jam dari Jakarta, menyeberang dengan speedboat via Pelabuhan Larantuka Flotim.

Tim GISA pusat terdiri dari lima orang: Zefanya Yosua Jocom, Zainudin, Bagus Prawira, Muhammad Nasruli, dan Fahmi Rahmat. Untuk pelayanan di Lembata, tim membawa perlengkapan seperti alat perekaman KTP-el, printer KTP-el, blanko KTP-el sebanyak 4.000 keping, ribbon, film, cleaning kit, perangkat jaringan M2M, dan spanduk pelayanan.(An/nir).

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250