Manado, nirmedia.co – Ditjen Dukcapil Kemendagri kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi Integrasi Data Kependudukan Daerah Angkatan III tahun 2024 di Swiss-Bel Hotel Maleosan Manado. Acara yang berlangsung dari 6-8 Agustus ini dihadiri oleh 200 tamu undangan, termasuk perwakilan dari 179 Dinas Dukcapil dan lembaga pengguna daerah.
Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi, menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan. “Sistem dan teknologi yang canggih tidak akan efektif tanpa SDM yang cakap dan terampil. SDM di Dinas Dukcapil adalah garda terdepan dalam pelayanan administrasi kependudukan,” ujar Teguh dalam sambutannya.
Rakorda ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan integritas pemanfaatan data kependudukan di daerah. Teguh menyebutkan bahwa Ditjen Dukcapil memiliki data kependudukan terlengkap di Indonesia, dengan 282,4 juta data yang dikelola by name by address. Data ini menjadi dasar bagi pelayanan publik di seluruh Indonesia.
Sebagai salah satu jantung bangsa, Ditjen Dukcapil harus memberikan pelayanan yang prima sesuai dengan tagline Dukcapil PRIMA (Profesional-Responsif-Inovatif-Melayani-Akuntabel). “Kita harus memberikan pelayanan yang cermat, membahagiakan, santun, tanpa diskriminasi, dan gratis,” tegas Teguh.
Teguh juga menyoroti pentingnya pemanfaatan data kependudukan di daerah untuk percepatan pembangunan. Saat ini, sebanyak 4.147 satuan kerja perangkat daerah telah memanfaatkan data kependudukan melalui Dinas Dukcapil, dan jumlah ini terus bertambah. “Database kependudukan yang dibangun oleh Kementerian Dalam Negeri telah mendapatkan kepercayaan dari berbagai lembaga pengguna di daerah,” jelasnya.
Dirjen Teguh berharap Rakorda ini dapat mendorong optimalisasi pemanfaatan data kependudukan di tingkat daerah, sehingga dapat mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang efektif dan akuntabel. “Rakorda ini harus berdampak positif untuk mendorong pemanfaatan data di daerah,” pungkasnya. (*)







