Banjir Akibat Hujan Deras Rendam Rumah Warga, Babinsa Lakukan Pemantauan di Warbor

BANJIR: Babinsa Koramil 1708-06/Supiori Utara, Serda Risman Mambrasar melaporkan terjadinya banjir akibat curah hujan tinggi sejak Jumat malam di Kampung Warbor, Distrik Supiori Utara, Kabupaten Supiori, Sabtu (22/11/2025). (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

SUPIORI UTARA – Babinsa Koramil 1708-06/Supiori Utara, Serda Risman Mambrasar melaporkan terjadinya banjir akibat curah hujan tinggi sejak Jumat malam. Air setinggi sekitar 5 cm menggenangi lima rumah warga serta satu rumah ibadah di Kampung Warbor, Distrik Supiori Utara, Kabupaten Supiori, Papua, Sabtu (22/11/2025).

Hujan deras yang mulai turun sejak malam sebelumnya dan berlanjut hingga pagi hari membuat debit air di drainase kampung tidak mampu menampung volume air yang meningkat. Luapan air kemudian merendam pemukiman warga dan menyebabkan aktivitas masyarakat terhambat.

banner 728x250

Warga Kampung Warbor, Ayub Wabiser mengaku kesulitan beraktivitas akibat akses keluar masuk kampung terganggu. Aktivitas perekonomian menuju Distrik Supiori Barat juga terdampak, terutama bagi warga yang bekerja maupun berdagang di luar kampung.

Serda Risman Mambrasar pantau rumah warga terdampak banjir dan berbincang bersama warga setempat. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Kondisi ini juga memicu kekhawatiran terhadap distribusi kebutuhan pokok. Apabila hujan deras terus berlanjut, jalur penghubung antar wilayah diperkirakan dapat semakin sulit dilalui, sehingga berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Sementara itu, BMKG Kelas I Frans Kaisiepo Biak masih memantau perkembangan cuaca di wilayah Supiori dan Biak Numfor. Cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap hujan susulan dan kemungkinan banjir lanjutan.

Hingga kini, belum terlihat adanya penanganan langsung dari Pemerintah Daerah Kabupaten Supiori. Upaya mitigasi maupun evakuasi warga terdampak belum dilakukan, sehingga masyarakat berharap adanya langkah cepat untuk mengurangi dampak yang lebih luas.

Warga menilai perlunya peringatan dini dan kesiapsiagaan dari pemerintah daerah, terutama bagi kampung-kampung rawan banjir. Upaya ini penting agar masyarakat dapat melakukan langkah penyelamatan sejak dini dan mengantisipasi terulangnya kejadian serupa.

 

Sumber: Penerangan Kodim 1708/BN

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250