Diduga Depresi, Wanita Paruh Baya di Jembrana Tewas Gantung Diri

Ket Foto: Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan di rumah korban,(dok Polsek Mendoyo).

JEMBRANA, Peristiwa gantung diri kembali terjadi menimpa Luh Gede Eka Megawati (48), warga Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Diduga karena depresi akibat sakit Insomnia yang dideritanya sejak lama hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kejadian menggegerkan warga sekitar tersebut terjadi pada Kamis, 1 Oktober 2026, sekitar pukul 03.00 WITA, di rumah korban, Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

banner 728x250

Peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Luh Kade Sri Wahyuni (41), adik kandung korban. Saat itu Sri Wahyuni sekitar pukul 03.00 dini hari bangun dari tidurnya karena hendak buang air kecil di kamar mandi.

“Saat itulah saksi melihat korban posisinya sudah tergantung di tengah-tengah pintu masuk kamarnya. Saksi kaget dan kemudian berteriak minta tolong,” terang Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika, Kamis (1/10/2026).

Lanjutnya, korban kemudian diturunkan dari gantungannya oleh pihak keluarga. Saat diturunkan kondisi korban telah meninggal dunia. Korban menggantung dirinya di kosen pintu kamar dengan menggunakan kain selendang warna kuning.

Dijelaskan pula oleh Kompol Sartika, hasil pemeriksaan medis dari dokter Pukesmas 1 Mendoyo, diketahui korban meninggal dengan tanda kondisi mayat kaku, mayat kondisi lebam, ada bekas jeratan di leher dan dari kemaluan keluar urine. Korban diperkirakan meninggal pukul 01.00 dini hari.

“Atas kejadian ini, pihak keluarga telah mengikhlaskan kematian korban. Saat ini kasat korban ditempatkan di rumah,” tutup Kompol Sartika.

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250