Magetan – Sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan hingga kini masih belum memiliki pejabat definitif. Tercatat ada lima jabatan pimpinan tinggi pratama yang sementara ini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Magetan, Nanik Sumantri usai melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, kepala sekolah, serta kepala puskesmas di Pendopo Surya Graha, Selasa (10/3/2026).
“Kalau tidak salah ada lima jabatan yang masih kosong. Untuk proses seleksi nanti segera dilakukan, tinggal menunggu waktu saja sampai proses pengisiannya dilaksanakan,” ujar Nanik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, menjelaskan bahwa beberapa jabatan strategis yang belum terisi di antaranya dua posisi staf ahli, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta Inspektur Inspektorat.
Karena belum ada pejabat definitif, beberapa posisi tersebut sementara dijalankan oleh pelaksana tugas dari pejabat yang ada. “Untuk Plt Inspektur dijabat Pak Andi yang saat ini menjabat sekretaris. Kemudian Plt di Dinas Perhubungan dijabat Pak Cipto. Sementara untuk jabatan staf ahli kemungkinan tidak perlu diisi Plt,” jelas Welly.
Proses pengisian jabatan tersebut nantinya akan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka atau lelang jabatan sesuai aturan yang berlaku. Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, mengatakan bahwa pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama dilakukan melalui promosi pejabat eselon III atau jabatan administrator.
“Karena ini jabatan pimpinan tinggi pratama, maka mekanismenya melalui seleksi terbuka. Kandidatnya berasal dari pejabat eselon III yang memenuhi syarat,” terang Masruri.
Namun demikian, pihaknya masih mempertimbangkan waktu pelaksanaan seleksi tersebut. Pasalnya, dalam waktu dekat beberapa pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Magetan juga akan memasuki masa purna tugas.
“Karena ada beberapa pejabat eselon II yang segera pensiun, ada kemungkinan proses seleksi ini ditunggu agar bisa dilakukan sekaligus,” pungkasnya. (%)







