Dukcapil Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi, Perkuat Sinergitas dan Tingkatkan Kinerja Aparatur

Para peserta Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Hotel AOne Jl. Wahid Hasyim No. 80, Jakarta, Kamis (6/6/2024). [Foto: Dok. Dit. Bintur].

JAKARTA, Nirmedia.co – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri terus meningkatkan sinergitas dan konsolidasi internal demi mewujudkan layanan administrasi kependudukan yang prima. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Hotel AOne Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Direktur Jenderal Dukcapil, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, M.Si., dalam arahan tertulisnya yang dibacakan oleh Direktur Bina Aparatur (Bintur), Andi Kriarmoni, menekankan pentingnya Monev ini sebagai momentum untuk menilai efektivitas program Direktorat Bintur Dukcapil dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur Dukcapil di daerah.

banner 728x250

“Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi sejauh mana program-program kita telah memberikan dampak positif, serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi,” ujar Dirjen Zudan.

Lebih lanjut, Dirjen Zudan mendorong peningkatan kinerja Dinas Dukcapil di seluruh Indonesia melalui komitmen penilaian kinerja Kepala Dinas. “Hasil penilaian kinerja harus menjadi instrumen evaluasi yang wajib ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain itu, Dirjen Zudan juga menyoroti optimalisasi pengelolaan dan pembinaan jabatan fungsional Administrator Data Base (ADB) dan Operator SIAK di Disdukcapil daerah. Ia mendorong penyelesaian segera Peraturan Presiden (Perpres) terkait tunjangan kinerja dan transformasi pengelolaan jabatan fungsional tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Penting untuk segera menyelesaikan Perpres Tunjangan Kinerja dan transformasi pengelolaan jabatan fungsional ADB dan Operator SIAK agar tercipta sistem yang efektif dan efisien,” jelas Dirjen Zudan.

Tak kalah penting, Dirjen Zudan juga menekankan akselerasi pembinaan Pegawai Non ASN pada Disdukcapil di seluruh Indonesia agar dapat diangkat menjadi CPNS maupun PPPK di tahun 2024. “Tercatat ada 19.748 pegawai Non ASN di Disdukcapil daerah yang perlu segera diupayakan pengangkatannya,” ungkap Dirjen Zudan.

Direktur Bintur, Andi Kriarmoni, berharap Rapat Monev ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas-tugas di bidang Bina Aparatur. “Dengan demikian, kita dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kependudukan dan pencatatan sipil di Indonesia,” kata Andi Kriarmoni.

Sementara itu, Kasubdit Wilayah II, Bastian Jacob, menambahkan bahwa kegiatan Monev ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan tugas Ditjen Dukcapil di Bidang Bina Aparatur berjalan dengan baik dan efektif.

“Kegiatan ini dapat memperkuat koordinasi dan kerja sama antarunit kerja, serta memberikan evaluasi yang konstruktif untuk meningkatkan kinerja aparatur Dukcapil di masa mendatang,” jelas Bastian.

Rapat Monev ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kabag Perencanaan Anggaran Biro Perencanaan Setjen Kemendagri, Desi Narulita, dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan M. Arif Affandi.(An/nir).

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250